close

Unggah Dugaan Penghinaan Pada Prabowo di Medsos, Istri Andre Taulany Dipolisikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Istri Andre Taulany, Reinwartia Trygina (Erin Taulany), dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Minggu, dengan tuduhan melakukan pencemaran nama baik setelah dirinya mengunggah foto Prabowo Subianto di media sosial dan disertai tulisan bernada penghinaan.

“Ya, benar. Ada lawyer yang melaporkan ke Polda Metro tadi pagi, sekitar jam 10. Dia melaporkan pencemaran nama baik di media sosial,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dalam pesan singkatnya di Jakarta, Ahad (21/4).

Argo tidak menyebutkan nama terlapor yang dilaporkan oleh pengacara tersebut di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pagi ini. Namun, lanjut Argo, pelapor melaporkan sebuah akun Instagram yang diduga kuat milik Erin Taulany.

“Terlapor nihil (akun Erintaulany),” ucap Argo.


Argo menjelaskan pelaporan tersebut akibat unggahan Erin di Instagram pada Sabtu (20/4) yang ditulis dengan kata-kata tidak pantas.

“Atas kasus ini, semua pihak akan kami panggil dan diklarifikasi, baik terlapor, pelapor dan saksi ya,” ujar Argo menambahkan.

Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyayangkan tindakan Erin Taulany yang menampilkan foto sang capres disertai dengan kata-kata yang dianggap menghina. BPN menilai tindakan Erin keterlaluan.

“Ya menurut saya, ya kalau kita membaca Insta Story istrinya si Andre Taulany, memang keterlaluan. Ya melakukan penghinaan yang luar biasa kepada Pak Prabowo. Nggak etis. Sehingga tentu memancing pendukung Pak Prabowo memprotesnya,” ujar juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Tolak PPDB Zonasi Yang Tidak Berkeadilan, KOMPAK Siang Ini Geruduk Grahadi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ratusan orang tua yang tergabung dalam...

Kuasa Hukum Jokowi-KH Ma’ruf Siap Hadapi Saksi Dari Pihak Prabowo-Sandi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tim kuasa hukum Jokowi-KH Ma'ruf Amin...

Sidang Ketiga Sengketa Pilpres 2019 Akan Digelar Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) Rabu (19/6) pagi...

Wagub Jabar: PPDB Zonasi Upaya Pemerataan Pendidikan

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul...

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).

Persijap Jepara Target Gelar Laga Uji Coba Maksimal Tiga Kali

JEPARA, SERUJI.CO.ID - Tim Persijap Jepara, Jawa Tengah, menargetkan menggelar...

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).