Pertemuan Wapres dengan CEO World Bank Bahas Rehabilitasi Bencana

0
23
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan Direktur Utama Bank Dunia ((WB) Kristalina Georgieva memberikan pernyataan kepada wartawan usai bertemu di Bali, Rabu (10/10/2018). (foto:Antara)

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menerima kunjungan kehormatan Direktur Utama Bank Dunia Kristalina Georgieva di Bali, Rabu (10/10), membahas sejumlah program yang telah dijalankan di Indonesia.

“Jadi kita tadi sudah berbicara dengan Kristalina, CEO dari World Bank, membicarakan tentang program-program yang telah kita jalankan mengenai infrastruktur, turis, stunting, kesehatan. Dan khususnya berbicara tentang bagaimana kita bersama-sama merehabilitasi Lombok dan Palu,” kata Wapres Jusuf Kalla usai menerima Kristalina di sela-sela acara Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali, Rabu (10/10).

Pembahasan mengenai upaya rehabilitasi dan rekonstruksi daerah terdampak bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Palu, Sulawesi Tengah, menjadi agenda penting Pemerintah dan Bank Dunia.

Wapres mengatakan kedua belah pihak segera bekerja untuk menyusun program rehabilitasi dan merealisasikannya sehingga kehidupan masyarakat terdampak bencana dapat kembali pulih.

Sementara itu, Kristalina menyampaikan ungkapan bela sungkawa atas bencana yang terjadi dalam kurun waktu satu bulan tersebut. Dia mengapresiasi upaya Pemerintah Indonesia dalam menangani pemulihan pascabencana.

“Kami tahu bahwa Indonesia berada dalam zona yang sering terkena bencana dan kami bersemangat untuk bekerja bersama sehingga Indonesia memiliki kekuatan dan ketahanan dalam menghadapi bencana ini,” kata Kristalina.

Kehadiran Bank Dunia di Bali saat ini bukan hanya untuk menghadiri acara tahunan IMF-Bank Dunia, melainkan juga sebagai rekan pemerintah dan masyarakat Indonesia yang sedang dilanda duka.

“Kami di sini juga hadir sebagai mitra Indonesia di kala kesusahan seperti yang dihadapi saat ini. Kami menemukan negara lain yang pernah menghadapi bencana yang lebih sering dan lebih menghancurkan daripada ini. Kami sangat ingin untuk bekerja dan belajar bersama Indonesia,” ujarnya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU