Mantan Anggota KPU Imbau Semua Pihak Tanggapi People Power Dengan Bijak

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purworejo (Jateng), Agung Haribowo, mengimbau semua pihak untuk memiliki sikap bijaksana dan menaati aturan demi tetap terjaganya persatuan dan kesatuan Indonesia, terkait wacana people power yang dihembuskan elit politik.

“Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Kita baru saja sukses menyelenggarakan Pemilu terumit di dunia yang menggabungkan Pemilu Presiden, DPD, DPR, DPRD tingkat I dan DPRD tingkat II. Hal ini perlu diapresiasi semua pihak dan seyogyanya semua kontestan menekankan prinsip siap menang dan siap kalah, menerima hasil KPU, bukan malah menimbulkan isu-isu yang meresahkan masyarakat,” kata Agung melalui siaran pers, Sabtu (18/5).

Menurut dia, penolakan terhadap hasil Pemilu merupakan hal yang melanggar aturan dan hukum yang berlaku.

Agung yang pernah menjabat anggota KPUD Purworejo dua periode ini pun meminta Polri untuk menindak tegas kepada para pelaku penyebar informasi hoaks soal Pemilu dan elit politik yang sering menimbulkan kontroversi dan polemik sehingga kerap memprovokasi masyarakat bawah.

“Polri harus lebih tegas dalam menangani para elit politik dan pelaku penyebar hoaks khususnya terkait Pemilu yang secara masif disuarakan seolah-olah terjadi kecurangan massal namun tidak mampu memberikan bukti yang akurat sehingga jelas yang disasar adalah reputasi KPU sebagai penyelenggara Pemilu. Hal ini telah meresahkan dan membingungkan masyarakat bawah serta berpotensi menimbulkan chaos (kerusuhan) di masyarakat sehingga sudah seharusnya Polri tegas menindak mereka,” katanya.

Agung pun meminta pihak-pihak yang berkepentingan agar tidak memprovokasi masyarakat dengan wacana people power yang bukan merupakan bagian dari mekanisme protes terhadap hasil Pemilu.

“Tidak perlu ada pengerahan massa (people power) yang justru akan menimbulkan hal yang lebih parah lagi,” katanya.

Menurutnya, people power adalah gerakan untuk kepentingan sesaat dan kepentingan kelompok atau perorangan yang tidak bertanggungjawab terhadap masyarakat.

Ia pun meminta masyarakat tidak cemas terkait isu people power dan mempercayakan kepada pemerintah khususnya TNI Polri untuk menangani permasalahan tersebut.

“Masyarakat tidak usah cemas, saya yakin TNI Polri solid dan siap mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Pemilu serta menjaga stabilitas keamanan,” pungkasnya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Promo Miras Holywings, Fahira: Ini Provokasi bukan Promosi

SERUJI.CO.ID - Anggota DPD RI yang juga Senator DKI...

Demo Penghina Nabi di India, Dua Remaja Tewas

SERUJI.CO.ID - Dua remaja Muslim tewas dalam kekerasan di...

Syafii Maarif dan Isu Perbudakan Spiritual

Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual.

Innalillahi, Kembali Indonesia Berduka Guru Bangsa Buya Syafii Maarif Berpulang

Kabar duka kembali menyelimuti bangsa Indonesia dengan berpulangnya guru bangsa Buya Syafii Maarif pada hari hari ini, Jumat 27 Mei 2022.

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Sudah 2 Minggu Jari Kaki Terasa Kebas, Apa Sebabnya?

Mengapa jari kaki saya berasa kebas/baal sdh 2 minggu dan ga hilang kebasnya .. sy sdh minum obat neutotopik dan kaki saya jg spt ketarik dr mulai pinghul hingga ke tungkai