Dana Bantuan Gempa Lombok Tak Kunjung Cair, Begini Versi Masing-Masing Pejabat

Dia tidak ingin membiarkan warganya terjerat dalam hukum jika tidak memenuhi kaidah yang tercantum dalam juklak dan juknis terkait mekanisme pencairan dan pembangunan rumah. Najmul mengaku lebih mengikuti arahan Presiden Jokowi tentang pola pencairan dan pembangunan rumah yang tidak terlalu kaku dan berbelit.

“Saya terus terang menerjemahkan sama dengan Pak Presiden, beliau bilang monggo silakan buat, yang penting tahan gempa, kalau ada sisa dana, monggo pakai buat modal atau apa, kan lentur sekali dari presiden,” ujar dia.

Kendati begitu, Najmul memahami aturan dan mekanisme yang dilakukan BNPB terkait pencairan dana. Dia hanya berharap agar juklak dan juknis segera dirampungkan. Menurutnya, tandatangan bupati dan wali kota pada setiap verifikasi rumah rusak melalui SK juga bentuk pernyataan bahwa menyetujui proses pencarian dana.

“Kalau kita ingin secepatnya, apalagi kalau persoalan pada surat permohonan (pencairan dana), karena ada pendapat yang katakan tidak perlu, karena verifikasi sudah ditandatangani bupati, artinya kita sudah setuju proses pencarian dana,” katanya.

Versi Bupati Lombok Barat

Hal serupa juga dikatakan Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid. Fauzan mengaku masih menunggu juklak dan juknis dari BNPB sebagai dasar membuat surat usulan pencairan dana. “Dulu kita selalu diminta menunggu juklak, juknis, bahkan dua-tiga hari yang lalu saya dapatkan informasi bahwa juklak dan juknis tinggal finalisasi, nah ini yang kita tunggu,” kata Fauzan.

Fauzan mengaku belum mendapat informasi bahwa bupati dan wali kota harus membuat surat usulan pencairan dana. Seandainya ada permintaan seperti itu, Fauzan mengaku akan segera membuatnya dengan syarat tertuang dalam juklak dan juknis. Fauzan menilai pengajuan surat usulan pencairan dana harus memiliki landasan hukum yang diharapkan ada pada juklak dan juknis.

“Kalau misal ada kewajiban kita berikan surat rekomendasi untuk pencairan, harus juga tertuang di juklak dan juknis yang sampai sekarang kita belum tahu,” lanjutnya.

Selain proses pencairan dana yang tak kunjung tiba, Fauzan juga mengeluhkan soal lambannya BNPB dalam memperbaharui data verifikasi rumah rusak. Fauzan mengatakan, data rumah rusak yang telah diverifikasi dan SK darinya hingga Senin (10/9) malam mencapai 40 ribu rumah dari total sekitar 57 ribu rumah warga Lombok Barat yang rusak.

“Data yang sudah verifikasi di BNPB, BPBD, (Lombok Barat) selalu hanya muncul maksimal 6 ribu, padahal tadi malam sudah 40 ribu lebih sudah saya SK-kan. Malam ini saya perkirakan bisa 45 rumah yang sudah terverifikasi,” kata Fauzan. (SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bersama Prabowo-Sandi Wujudkan Pengelolaan Hutan Berbasis Keseimbangan Alam

Hutan hujan merupakan kunci dari perubahan iklim di dunia. Luas hutan hujan hanya 2% dari total luas daratan yang terbentang di Kongo, Indonesia dan Amazon. Kondisi ketiga wilayah hutan hujan tersebut saat ini cukup parah, sehingga diduga sebagai penyebab terjadinya perubahan iklim dan meningkatnya jumlah bencana berkali lipat.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER