Berkunjung ke Indonesia, Putra Mahkota Saudi Dijadwalkan Bertemu Jokowi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman akan melakukan kunjungan ke Indonesia pada pertengahan atau pekan ketiga Februari 2019 dalam rangkaian lawatannya ke beberapa negara.

Dikutip dari Antara, Rabu (13/2), diplomat mengonfirmasi rencana kunjungan tersebut dan menyebut bahwa Pangeran Mohammed diperkirakan tiba di Indonesia pada 19 Februari 2019.

Dalam kunjungan itu, Putra Mahkota Arab Saudi akan melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi yang dilanjutkan dengan jamuan makan siang. Setelah itu, Mohammed akan bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Mohammed bin Salman Akan Umumkan Sejumlah Investasi di Asia

Mohammed bin Salman
Presiden Donal Trump dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Dilansir dari kantor berita Reuters, Rabu (13/2), Mohammed bin Salman diperkirakan akan mengumumkan investasi di sektor energi dan infrastruktur saat melakukan kunjungan ke India dan Pakistan dalam beberapa hari ke depan.

Pangeran Mohammed diperkirakan akan mengumumkan langkah itu sebagai bagian dari upayanya untuk menggenjot perekonomian Arab Saudi selain mengekspor minyak.

Selain India dan Pakistan, Pangeran Mohammed juga dijadwalkan mengunjungi China, Malaysia dan Indonesia dalam lawatan yang akan menjadi kunjungan pertamanya ke kawasan.

Kerjasama Arab Saudi-Indonesia Bangun Kilang Minyak di Cilacap

Kilang Badak, di Bontang milik Pertamina

Tahun lalu, Wakil Presiden Jusuf Kalla telah melakukan pertemuan bilateral dengan Pangeran Mohammed di sela-sela kunjungan mereka menghadiri KTT G20 di Buenos Aires, Argentina, November 2018.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara itu, salah satunya, membicarakan pembangunan kilang minyak di Cilacap, Jawa Tengah. Arab Saudi menanamkan modal senilai Rp86 triliun atau 6 miliar dolar AS pada pembangunan kilang itu.

Selain upaya percepatan pembangunan kilang minyak di Cilacap, Putra Mahkota Arab Saudi juga meminta kerja sama terkait proyek itu, yakni pemberian pelatihan tenaga kerja dan pertukaran teknologi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Indonesia Darurat Keadilan