PSMS Percaya Diri Hadapi PSIS Semarang

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Skuad PSMS Medan percaya diri menghadapi tuan rumah PSIS Semarang pada lanjutan Liga I Indonesia yang akan berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu 15 April 2018.

Sebelum berangkat ke Semarang bersama tim melalui Bandara Kualanamu, Asisten Pelatih PSMS Yusuf Prasetyo di Medan, Jumat (13/4), mengatakan, pihaknya tetap mengusung poin maksimal, meski pada pekan keempat Liga I Indonesia kali ini, mereka menjalaninya sebagai tim tamu.

Optimisme tersebut, tentunya bukan tanpa alasan, selain mereka sudah mempelajari permainan PSIS melalui rekaman video, anak-anak asuhnya saat ini sedang “on fire” pasca keberhasilan menaklukkan Persija 3-1 pekan lalu di Stadion Teladan Medan.

“Optimistis harus terus kami usung, baik saat menjadi tuan rumah mau pun saat bertandang. Percaya diri adalah semangat tambahan bagi kami, itu penting karena siapapun lawan di Liga 1 sama-sama kuat. Pelatih kepala Djajang juga mengatakan kita harus dapat tiga poin,” katanya.

Meski penuh optimistis, namun tentunya PSMS tidak boleh jemawa atau angkuh, mengingat selain PSIS bertindak sebagai tuan rumah yang tentunya mendapat dukung penuh penonton, tim “Laskar Mahesa Jenar” tersebut juga tentunya tidak ingin malu di kandangnya sendiri.

“Dukungan suporter fanatiknya tentu akan menjadi semangat tambahan bagi tim lawan. Kami sudah ingatkan kepada anak-anak agar tidak terpengaruh dengan tekanan, main tetap mengandalkan semangat dan kerja sama di lapangan,” katanya.

Dari tiga laga yang sudah dijalani, PSMS saat ini mengantongi nilai tiga dari sekali menang, dua kali kalah dan berada di posisi 14 klasemen sementara Liga I Indonesia, sementara PSIS berada di posisi ke-15 dengan nilai dua dari dua kali imbang dan sekali kalah. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Wartawan Dalam Lingkaran Elite Kekuasaan