close

Risiko “Berbaju Agama” di Ruang Publik Yang Majemuk

Oleh: I Gede Joni Suhartawan
Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?

SERUJI.CO.ID – Ini di Bali sekitar tahun 1970-an: tulisan “Warung Muslim” tertera di kedai-kedai. Banyak juga yang diberi nama sesuai asal daerah pemilik warung yang mengais rezeki di Tanah Dewata: Warung Surabaya, Rumah Makan Padang, Soto Lamongan, Sate Madura dan lain-lain.

Tanpa tulisan “100% halal”, semua orang paham untuk mencari warung semacam itu jika ingin menikmati hidangan yang syar’i. Pokoknya yang dijual oleh “orang Jawa” (orang Bali menyebut semua saudara dari luar pulau adalah “Jawa” dari kata jaba yang berarti ‘luar’), dijamin halal. Dan kehidupan bersama antara orang Bali dengan saudara-saudara jaba-nya berjalan baik-baik saja!

Pun halnya di masa itu sudah menjadi tradisi saling mengucapkan selamat hari raya antarumat beragama, bahkan saling mengirim makanan atau ngejot.

Pada hari raya Idul Fitri, misalnya, warga Muslim menghantarkan ketupat dan lauk-pauk kepada tetangga, apa pun agamanya, sambil menerima ucapan selamat. Demikian pula ketika Hari Raya Galungan dan Kuningan, warga Bali ngejot tape uli untuk para tetangga yang berbeda agama sambil menerima ucapan selamat.


Pada bulan Desember, warga Nasrani pun melakukan hal yang sama. Dan kehidupan bersama antara orang Bali dengan saudara-saudara jaba-nya berjalan baik-baik saja!

Di ujung timur Bali, di Desa Budakeling, warga Muslim telah berabad-abad memiliki riwayat sebagai bagian dari desa adat setempat. Mereka ini terlibat dalam prosesi ngaben keluarga Brahmana, bertugas memainkan rebana atau terban di depan iring-iringan bade yang membawa jenazah.

Demikian pula pada upacara manusa yadnya yang lain, warga Muslim di sana menyumbangkan kambing kepada yang punya hajat. Dan kehidupan bersama antara orang Bali dengan saudara-saudara jaba-nya berjalan baik-baik saja!

Di Bangli, kabupaten yang mewilayahi Kintamani, terdapat sebuah pura dadia (pura keluarga sebuah klan) yang di sebagian areanya dibangun mushola yang disebut Pura Langgar. Mushola ‘Pura Langgar’ tersebut didedikasikan sejak berabad-abad untuk kaum Muslim yang bertandang ke sana.

Pemandangan unik dapat disaksikan ketika hari Jumat jatuh bebarengan dengan bulan purnama, saat umat Hindu mengadakan upacara. Hari itu area pura dipadati umat Muslim yang berjamaah Jumatan di bagian Pura Langgar, dan umat Hindu Bali yang beribadah di bagian pura induk. Dan kehidupan bersama antara orang Bali dengan saudara-saudara jaba-nya berjalan baik-baik saja!

Tiga puluh tahun kemudian di tahun 2015, ketika ditiupkan fatwa pelarangan mengucapkan selamat hari raya kepada umat beragama lain, khususnya ucapan Selamat Natal untuk umat Kristiani, muncullah riak-riak ketegangan antarumat beragama.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi-KH Ma’ruf, SBY: Saya Menyambut Baik dan Mendukung Penuh

"Mengiringi ucapan selamat saya kepada Bapak Joko Widodo dan Bapak Ma'ruf Amin dalam kapasitas saya sebagai Presiden Republik Indonesia ke-6, atas kepercyaan rakyat yang diberikan kepada bapak berdua untuk pada saatnya memimpin Indonesia lima tahun mendatang," tutur SBY.

Polisi Curiga Massa Yang Rusuh Malam Hari di Bawaslu, Bukan Massa Aksi Damai Sebelumnya

Menurut Kapolres massa aksi yang dibubarkan tidak berperangai sama dengan massa yang sejak sore berdemo. Massa aksi pendemo di depan Gedung Bawaslu sempat membubarkan diri dengan tertib sekira pukul 20.30 WIB.

Polisi Amankan Sejumlah Orang Yang Lakukan Provokasi di Depan Bawaslu

Sekitar pukul 22.15 WIB massa dimediasi oleh Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian, namun massa terus bersikap provokatif bahkan menantang petugas."Tembak pak tembak. Semua pasti mati kok," ujar salah satu massa aksi yang ditenangkan oleh Wakapolres.

Polisi Larang Massa Aksi Damai Menginap di Depan Gedung Bawaslu RI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Polisi mengingatkan massa yang berunjuk rasa...

Polisi Mulai Bubarkan Massa Aksi Damai di Gedung Bawaslu RI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Polisi mulai membubarkan massa aksi protes...

Anggota GNKR Gelar Aksi Damai di Kantor KPU Sumut

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Sejumlah orang yang tergabung dalam Gerakan...

Ucapkan Selamat Pada Jokowi-KH Ma’ruf, SBY: Saya Menyambut Baik dan Mendukung Penuh

"Mengiringi ucapan selamat saya kepada Bapak Joko Widodo dan Bapak Ma'ruf Amin dalam kapasitas saya sebagai Presiden Republik Indonesia ke-6, atas kepercyaan rakyat yang diberikan kepada bapak berdua untuk pada saatnya memimpin Indonesia lima tahun mendatang," tutur SBY.

TERPOPULER

Rekapitulasi 33 Provinsi Selesai: Menang di 20 Provinsi, Jokowi Unggul 55,37 Persen

Jokowi-KH Ma'ruf berhasil meraih dukungan rakyat di 33 provinsi sebanyak 84.437.371 suara, atau 55,37 persen dari total suara sah yang berjumlah 152.506.924 suara.

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Mantan Danjen Kopassus Ditangkap Penyidik POM TNI dan Mabes Polri

Sisriadi tidak mengetahui secara pasti apakah penangkapan itu terkait informasi tentang kasus penyelundupan senjata untuk mengacaukan aksi 22 Mei 2019 atau terkait laporan dugaan makar."Nanti pak Menko Polhukam akan menggelar konferensi pers terkait hal tersebut," katanya.

Bantah Laporan ke Bawaslu Hanya Berdasar Berita Online, Begini Penjelasan BPN

Badang Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga membantah informasi yang beredar bahwa pihaknya melaporkan pelanggaran pemilu 2019 ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) hanya berdasarkan berita-berita online.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama