Menjemput Eva di Balukhali

Muhammadiyah Palangkaraya Adakan Kajian Risiko Bencana

0
33

PALANGKARAYA – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada 2015 lalu, menyebabkan kerusakan hutan dan dampak kesehatan yang luar biasa, hal ini mendorong berbagai pihak seperti pemerintah, swasta dan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan peran dalam upaya pengurangan risiko bencana di wilayah Kalimantan Tengah.

Sebagai upaya untuk mendorong dan mendukung kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana tersebut, Lembaga Penanggulangan Bencana/Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui program Kesiapsiagaan Rumah Sakit dan Kesiapan Masyarakat untuk Kedaruratan dan Bencana (HPCRED) bersama RSI PKU Muhammadiyah Palangkaraya, menyelenggarakan pelatihan dasar Rencana Penanggulangan Bencana Rumah Sakit (RPBRS) dan Lokakarya Kajian Risiko Bencana.

Tujuan dari kegiatan ini seperti direlease MUHAMMADIYAH.OR.ID,  untuk mengenalkan konsep dasar penanggulangan bencana bagi tenaga medis dan masyarakat di sekitar RSI PKU Muhammadiyah Palangkaraya, seperti dijelaskan Inayah Muharini, Amd.Keb., Manajer Area HPCRED Palangkaraya. “Mulai dari pemahaman mengenai bencana, mengidentifikasi ancaman, kerentanan dan kapasitas masyarakat di sekitar rumah sakit” papar Inayah.

Kegiatan ini berlangsung mulai hari ini, 15 Februari, hingga 17 Februari 2017 mendatang, diikuti oleh perwakilan tenaga medis RSI PKU Muhammadiyah Palangkaraya, tenaga medis kota Palangkaraya dan komunitas Lingkar Rumah Sakit dari berbagai kelembagaan yang ada di sekitar rumah sakit, bertempat di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah

Ahmad Muttaqin Alim, Sp.An., EMDM, selaku Manajer Program HPCRED, mengatakan bahwa kedua kegiatan ini merupakan pembukaan dari rangkaian kegiatan di Kota Palangkaraya dalam rangka meningkatkan kapasitas rumah sakit dan kesiapan masyarakat dalam kondisi darurat dan bencana.

“Kegiatan diawali dengan pelatihan di bulan Februari, kemudian lokakarya dan diakhiri dengan simulasi bencana yang sering terjadi di Kota Palangkaraya. Tujuan dari kegiatan HPCRED adalah untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit dan kesiapan masyarakat dalam kondisi darurat dan bencana” papar Alim.

Sementara itu Ketua PWM Kalimantan Tengah, H.M. Yamin Muchtar, Lc., M.Pd., yang juga hadir sekaligus memberikan sambutan dalam pembukaan pelatihan ini berharap keberadaan rumah sakit dan masyarakat yang dilatih sebagai upaya pendeteksi dini timbulnya bencana. “Sehingga meminimalisir terjadinya bencana atau meniadakan perbuatan manusia yang membuat bencana” pungkasnya.

EDITOR : Yus Arza

 

 

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Shah Porir Dwip, Tanah Harapan bagi Setengah Juta Jiwa Rohingya

SERUJI.CO.ID - Pernahkah terbayang adegan ini? Pada suatu malam buta, rumah gubuk yang kita tempati bersama orang tua dan adik-adik kita tiba-tiba digedor dengan...

Demo Istana, Ratusan Mahasiswa Tuntut Janji Kampanye Jokowi-JK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) sejak siang, Jumat (20/10) melakukan aksi unjuk rasa di...
taksi online

Peraturan Baru, Taksi Online Boleh Dimiliki Individu

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Revisi atas Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan nomor 26 tahun 2017 telah diselesaikan oleh Menteri Perhubungan. Perubahan yang mendasar dari revisi Permen...
Nyono Suharli

Besok, Golkar Keluarkan Rekomendasi Bacagub Jatim Untuk Khofifah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Surat rekomendasi untuk bacawagub Jatim Khofifah Indar Parawansa dari partai Golkar dipastikan akan turun besok, Sabtu (21/10). Rencananya rekomendasi tersebut akan...

Produk Kefir dari Fermentasi Susu Kambing Kian Diminati

SOLO, SERUJI.CO.ID - Produk berbahan baku kefir atau fermentasi susu kambing buatan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dari Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mulai...
Menteri Asman Abnur

Alasan Efisiensi, Pemerintah Bubarkan 8 Lembaga Non-Struktural

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur menyampaikan daftar delapan Lembaga Non-Struktural (LNS) yang akan dibubarkan atau dilebur...