Muhammadiyah Palangkaraya Adakan Kajian Risiko Bencana

0
78

PALANGKARAYA – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada 2015 lalu, menyebabkan kerusakan hutan dan dampak kesehatan yang luar biasa, hal ini mendorong berbagai pihak seperti pemerintah, swasta dan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan peran dalam upaya pengurangan risiko bencana di wilayah Kalimantan Tengah.

Sebagai upaya untuk mendorong dan mendukung kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana tersebut, Lembaga Penanggulangan Bencana/Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui program Kesiapsiagaan Rumah Sakit dan Kesiapan Masyarakat untuk Kedaruratan dan Bencana (HPCRED) bersama RSI PKU Muhammadiyah Palangkaraya, menyelenggarakan pelatihan dasar Rencana Penanggulangan Bencana Rumah Sakit (RPBRS) dan Lokakarya Kajian Risiko Bencana.

Tujuan dari kegiatan ini seperti direlease MUHAMMADIYAH.OR.ID,  untuk mengenalkan konsep dasar penanggulangan bencana bagi tenaga medis dan masyarakat di sekitar RSI PKU Muhammadiyah Palangkaraya, seperti dijelaskan Inayah Muharini, Amd.Keb., Manajer Area HPCRED Palangkaraya. “Mulai dari pemahaman mengenai bencana, mengidentifikasi ancaman, kerentanan dan kapasitas masyarakat di sekitar rumah sakit” papar Inayah.

Kegiatan ini berlangsung mulai hari ini, 15 Februari, hingga 17 Februari 2017 mendatang, diikuti oleh perwakilan tenaga medis RSI PKU Muhammadiyah Palangkaraya, tenaga medis kota Palangkaraya dan komunitas Lingkar Rumah Sakit dari berbagai kelembagaan yang ada di sekitar rumah sakit, bertempat di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah

Ahmad Muttaqin Alim, Sp.An., EMDM, selaku Manajer Program HPCRED, mengatakan bahwa kedua kegiatan ini merupakan pembukaan dari rangkaian kegiatan di Kota Palangkaraya dalam rangka meningkatkan kapasitas rumah sakit dan kesiapan masyarakat dalam kondisi darurat dan bencana.

“Kegiatan diawali dengan pelatihan di bulan Februari, kemudian lokakarya dan diakhiri dengan simulasi bencana yang sering terjadi di Kota Palangkaraya. Tujuan dari kegiatan HPCRED adalah untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit dan kesiapan masyarakat dalam kondisi darurat dan bencana” papar Alim.

Sementara itu Ketua PWM Kalimantan Tengah, H.M. Yamin Muchtar, Lc., M.Pd., yang juga hadir sekaligus memberikan sambutan dalam pembukaan pelatihan ini berharap keberadaan rumah sakit dan masyarakat yang dilatih sebagai upaya pendeteksi dini timbulnya bencana. “Sehingga meminimalisir terjadinya bencana atau meniadakan perbuatan manusia yang membuat bencana” pungkasnya.

EDITOR : Yus Arza

 

 

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
tewas

Pengajar dari Al-Azhar Mesir, Ditemukan Meninggal di Pondok Pesantren

MAGELANG, SERUJI.CO.ID - Seorang warga negara Mesir yang menjadi pengajar di Pondok Pesantren Pabelan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Abdelaziz Mohamed Abdel Fattah Abdel Maksum Saleh...
Ridwan Kamil

Setelah 130 Hari Cuti, Ridwan Kamil Kembali Jabat Wali Kota Bandung

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Ridwan Kamil kembali menjabat sebagai Wali Kota Bandung setelah sebelumnya sempat cuti untuk ikut dalam kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018. Ridwan...
Sudrajat-Syaikhu

Seminggu Jelang Coblosan, Hasil Survei Prediksi Sudrajat-Syaikhu Menangkan Pilgub Jabar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tingkat keterpilihan (elektabilitas) pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur nomor urut tiga dalam Pilgub Jabar 2018, Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) yang diusung Gerindra, PKS dan...

Polisi Surabaya Buru Pencuri Motor Pengojek Daring

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur memburu pelaku pencurian sepeda motor yang selalu menyasar korban pengojek berbasis aplikasi...
Video lama PKB

Berbagai Survei: Warga Jatim Percaya Khofifah-Emil Lebih Kompeten dari Gus Ipul-Puti

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Elektabilitas pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur nomor urut satu di Pilgub Jatim 2018, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak terus menanjak menjelang hari pencoblosan...