Bahaya Minum Teh Saat Makan yang Jarang Disadari, Ini Kata Riset Ilmiah

3. Studi di American Journal of Clinical Nutrition

Sebuah uji klinis terkontrol yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition, jurnal nutrisi dengan faktor dampak tertinggi di dunia, menemukan bahwa mengonsumsi teh bersamaan dengan makanan yang mengandung zat besi secara signifikan mengurangi penyerapan zat besi tersebut.

Yang penting, studi yang sama menunjukkan bahwa menunda konsumsi teh hingga 1 jam setelah makan secara nyata mengurangi efek penghambatan ini, memungkinkan penyerapan zat besi yang jauh lebih baik.

4. Rentang Penghambatan: 20% hingga 70%+

Berbagai studi menunjukkan bahwa teh dapat mengurangi penyerapan zat besi non-heme sebesar 20% hingga lebih dari 70%, tergantung pada kekuatan teh (seberapa pekat seduhannnya), jenis teh yang dikonsumsi, jumlah zat besi dalam makanan, dan status zat besi si peminum. Semakin pekat tehnya dan semakin rendah cadangan zat besi seseorang, semakin besar dampak negatifnya.

Bukan Hanya Masalah Zat Besi

Efek negatif minum teh saat makan tidak terbatas pada zat besi saja. Penelitian lain menunjukkan beberapa mekanisme lain yang perlu diperhatikan:

Menghambat Enzim Pencernaan

Tannin dalam teh dapat menghambat aktivitas enzim-enzim pencernaan di saluran cerna. Selain itu, minum teh saat makan dapat mengencerkan air liur (saliva), yang berperan penting dalam proses pencernaan awal, terutama untuk karbohidrat, melalui enzim amilase. Ini berpotensi memperlambat proses pencernaan secara keseluruhan.

Gangguan Asam Lambung dan Refluks

Kafein dan senyawa pahit dalam teh dapat menstimulasi produksi asam lambung. Pada sebagian orang, konsumsi teh bersamaan dengan makanan memperburuk asiditas lambung, refluks, atau kembung. Individu yang sudah memiliki masalah GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) atau maag perlu lebih berhati-hati.

Penghambatan Mineral Lain

Selain zat besi, tannin juga dapat mengganggu penyerapan mineral lain seperti zinc dan kalsium, meski dampaknya terhadap kedua mineral ini umumnya lebih kecil dibanding terhadap zat besi.

Efektivitas Catechin Teh Sendiri Berkurang

Menariknya, mengonsumsi teh bersamaan dengan makanan juga mengurangi ketersediaan catechin, senyawa antioksidan utama dalam teh, untuk diserap tubuh. Artinya, minum teh saat makan tidak hanya merugikan penyerapan nutrisi dari makanan, tetapi juga mengurangi manfaat teh itu sendiri. Anda rugi dua kali.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER