Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Oleh: Ferry Koto, pengamat kebijakan publik dan pendidikan.

SERUJI.CO.ID – Pagi tadi, saya membagikan sebuah berita yang dimuat di portal berita SERUJI ke banyak group Whats App (WA) dan media sosial. Berita tersebut berisi tentang informasi adanya lomba penulisan artikel yang diadakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang bertema “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi” (baca disini).

Saya menulis pengantar dari berita yang saya bagikan tersebut; “Silahkan, terutama bagi yang memiliki wacana soal NKRI Bersyariah. Tuangkan pikiran, tak sekedar hanya jargon, tapi bisa menggambarkan bagaimana penerapan NKRI Bersyariah tersebut.

Ini tantangan untuk mencerdaskan masyarakat, tak sekedar mengaduk-ngaduk emosi ummat. Selain tentu hadiahnya juga lumayan.

Ada yang berani terima tantangan? SERUJI memfasilitasi dengan kanal khusus untuk artikel-artikel terkait.

Monggo…”

Dengan membagikan berita tersebut, sekaligus memberitahukan adanya kanal khusus yang disiapkan SERUJI untuk menampung berbagai tulisan, saya berharap banyak pihak yang termotivasi menulis dan mengikuti lomba. Apakah yang setuju dengan “NKRI Bersyariah” ataupun tidak sependapat dengannya.

Dengan disediakannya kanal khusus untuk lomba artikel tersebut –ini murni inisiatif redaksi SERUJI, setidaknya SERUJI yang merupakan media independen, bisa memberi ruang yang adil bagi semua penulis. Tidak berpihak, dan tanpa kepentingan apapun selain untuk mencerahkan dan mencerdaskan pembaca.

—000—-

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.