Bolivia Berharap PBB Segera Sahkan Resolusi Perlindungan untuk Rakyat Palestina

NEW YORK, SERUJI.CO.ID – Duta besar Bolivia untuk PBB pada Selasa (22/5) menyampaikan harapan bahwa Dewan Keamanan akan bisa mensahkan resolusi mengenai perlindungan internasional buat warga sipil Palestina.

Setelah babak kerusuhan paling akhir di Jalur Gaza antara rakyat Palestina dan pasukan keamanan Israel yang menewaskan tak kurang dari 60 orang Palestina, Kuwait mengedarkan rancangan resolusi Dewan Keamanan yang akan menyediakan penggelaran misi perlindungan internasional untuk warga sipil Palestina.

“Kami sepenuhnya mendukung usul Kuwait. Kami percaya sudah tiba waktunya buat masyarakat internasional untuk mengemban tanggung-jawabnya dalam hal melindungi rakyat Palestina,” kata Sacha Llortenti, Duta Besar Bolivia, kepada wartawan.

Ia berharap cepat atau lambat kita akan memiliki rancangan di forum untuk disahkan.

Namun, banyak pihak percaya Amerika Serikat sekutu erat Israel akan memveto rancangan itu, kalau rancangan tersebut dilanjutkan untuk dilakukan pemungutan suara. Amerika Serikat, sebagai salah satu anggot tetap Dewan Keamanan memiliki hak veto.

Pada 14 Mei, Amerika Serikat menghalangi satu pernyataan Dewan Keamanan yang disusun oleh Kuwait dan dirancang untuk menyampaikan kemarahan atas pembunuhan warga sipil Palestina dan menyerukan penyelidikan independen.

Dalam satu pertemuan darurat Dewan Keamanan pada hari berikutnya, Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley menyalahkan HAMAS yang menguasai Jalur Gaza atas kerusuhan itu.

Haley menyebut keputusan Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk melancarkan penyelidikan mengenai penggunaan kekuatan oleh Israel di Jalur Gaza sebagai hal yang memalukan.

“Pada saat Venezuela condong ke arah kediktatoran, Iran memenjarakan ribuan penentang politik, dan pembersihan etnik telah berlangsung di Burma (Myanmar), yang dinamakan Dewan Hak Asasi Manusia PBB telah memutuskan untuk melakukan penyelidikan mengenai pertahanan keabsahan negara demokratis atas perbatasannya terhadap serangan teror. Itu adalah hari memalukan lain buat hak asasi manusia,” kata Haley di dalam satu pernyataan.

Ketika ditanya apakah yang ia harapkan dari delegasi AS mengenai rancangan resolusi Kuwait, Llorenti berkata, “Saya berharap dari setiap negara anggota untuk menegakkan hukum internasional, untuk mematuhi resolusi Dewan Keamanan. Tapi tampaknya mereka (Amerika) percaya mereka di atas hukum internasional.”

Asisten Wakil Tetap Inggris untuk PBB Jonathan Allen tak terlalu antusias mengenai rancangan resolusi Kuwait, dan mengatakan anggota Dewan Keamanan berada pada tahap awal pembahasan dan negara itu memerlukan kejelasan mengenai anasir rancangan resolusi tersebut.

“Kami terus berunding dengan rekan kami di Dewan, terutama untuk memperoleh keterangan lebih banyak mengenai apa yang sesungguhnya dimaksudkan, misalnya, misi perlindungan yang maksudnya itu,” katanya.

Riyad Mansour, Observer Tetap Palestina di PBB, pada Selasa (22/5) mendesak Dewan Keamanan agar mensahkan teks yang dirancang oleh Kuwait.

Sementara itu Llorenti pada Selasa (22/5) mengatakan Bolivia sepenuhnya mendukung tuntutan Palestina bagi penyelidikan mengenai peristiwa kekerasan di Jalur Gaza oleh Mahkamah Pidana Internasional. Allen dari Inggris menolak untuk mengomentari masalah tersebut.  (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER