Kasihan…, 250 Paus Pilot Mati Terdampar

FAREWELL SPIT – Pemandangan menyayat hati tampak di Farewell Spit di Golden Bay di ujung Pulau Selatan di Selandia Baru. Sejak Kamis 2 Februari, seekor demi seekor paus pilot terdampar dengan sendirinya di pantai. Hingga Sabtu sore 4 Februari, ada sektiar 400 ekor bergulingan di pasir putih. Yang menyedihkan, Departemen Konservasi menyatakan setidaknya 250 sudah mati.

Ratusan tim penyelamat dan relawan berusaha keras menyelamatkan paus dalam insiden terdampar terbesar ketiga dalam sejarah negara itu. Mereka menyirami, mengangkat, mendorong, lalu menceburkan kembali paus yang masih hidup. Tampaknya, sekitar 50 berhasil kembali ke laut. Namun, 80 hingga 90 lainnya terdampar lagi di tempat yang sama lima jam kemudian.

“Ada sekitar 300 mobil berisi banyak orang yang datang membantu. Mungkin lebih 400 orang membantu menangani ratusan paus yang berat,” kata Ranger di Departemen Konservasi Komunitas, Kath Inwood, dikutip CNN. “Banyak orang sudah cepat tanggap dan memiliki pengetahuan untuk membantu evakuasi.”

Menurut Inwood, pantai itu memang sering menjadi tempat terdamparnya paus. Warga setempat sudah terlatih menjaga mamalia itu agar tetap nyaman saat terdampar dan terlatih membantu mereka ke laut kembali. Namun, upaya penyelamatan kemarin malam sempat dihentikan demi keselamatan relawan.

“Biasanya ada paus terdampar antara November dan Maret. Jumlahnya satu atau dua ekor. Namun, sudah bertahun-tahun kami tidak melihat yang terdampar dalam jumlah besar. Nah, kali ini jelas jumlahnya sangat besar dibandingkan dengan yang dulu-dulu,” kata Inwood.

Kasus terbesar di Selandia Baru terjadi pada 1918 ketika 1.000 paus terdampar sendiri di Kepulauan Chatham. Kasus terbesar kedua terjadi di perairan Auckland pada 1985 ketika 450 hiu mati terdampar di pantai.

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy