Tim Saber NTB Ungkap Pungli Puskesmas Perampuan

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Nusa Tenggara Barat, berhasil mengungkap kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di lingkup Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

Tim Saber Pungli NTB melalui Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB AKBP I Gusti Putu Ekawana di Mataram, Kamis, mengatakan bahwa pengungkapannya berawal dari laporan masyarakat.

“Setelah beberapa lama kita melakukan penyelidikan bersama inspektorat yang tergabung dalam Tim Saber NTB, ditemukan adanya suatu perbuatan yang mengindikasikan adanya pungli,” kata Ekawana didampingi Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti bersama dua anggota dari Inspektorat NTB, Taqiudin dan M Yusrin saat menjelaskan temuannya di Mapolda NTB, Kamis.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pungutan yang tidak berlandaskan aturan baku pemerintah tersebut diberlakukan kepada seluruh karyawan Puskesmas Perampuan terhitung sejak awal tahun 2016.

“Jadi dari 60 orang karyawan yang bekerja disana, 10 persen dari besar tunjangan yang mereka dapatkan, dipotong oleh pihak puskesmas,” ujarnya.

Menurut keterangan dari sejumlah korban, dalam hal ini karyawan puskesmas, potongan 10 persen dari tunjangan yang mereka dapatkan dalam waktu sebulan, akan digunakan sebagai dana operasional puskesmas.

“Alasannya begitu, puskesmas mengatakan kalau potongan itu digunakan untuk kesejahteraan bersama,” ucapnya.

Saat disinggung terkait dengan jumlah keseluruhan penarikan dari 10 persen potongan tunjangan yang terhitung mulai awal tahun 2016 hingga September 2017, belum dapat disampaikannya.

“Totalnya belum bisa kita ketahui, karena kita masih merekapitulasi. Tapi untuk bukti adanya penarikan itu sudah kita pegang, besarannya bervariasi dari tiap karyawan, karena kan tingkat jabatannya beda-beda,” kata Ekawana. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kemcer Di Curug Cipeteuy