Mao Tse-Tung Dikubur oleh Generasi Ali Baba (Berakhirnya Komunisme di Cina?)

Catatan Perjalanan Denny JA

Tahun 2010, saya mengunjungi Beijing, Cina. Menyempatkan diri saya mendatangi Moseleum Mao Tse Tung. Agen perjalanan saya menyatakan tempat itu termasuk yang paling populer dikunjungi turisme manca negara.

Di dalam moseleum itu, jazad Mao Tse Tung nampak masih segar. Padahal ia wafat tahun 1976. Jasadnya diletakkan dalam peti kaca di atas meja. Bergantian pengunjung melihatnya dari dekat.

Sudah lama saya mendengar jasad pemimpin yang diabadikan oleh pengikut setia. Ada jasad Lenin. Juga jasad Ferdinan Marcos. Namun kali itu pertama saya melihat langsung jasad yang dibalsem.

Terbaca dari riwayat dan asal muasal mengapa jasad Mao Tse Tung dibalsam. Padahal ia sendiri meminta jasanya dikremasi.

Para pengikutnya ingin merawat legitmasi. Sekitar 700 ribu warga suka rela dari aneka privinsi di Cina datang untuk ikut membangun museleum itu. Sengaja pembangunan melibatkan rakyat sebanyak itu sebagai simbol keikut sertaan rakyat Cina dari segala penjuru.

Bahan untuk museleum itu juga diambil dari aneka wilayah. Granitnya dari provinsi Sichuan. Porselin dari provinsi Guondong. Pohon-pohon dari provinsi Shaanxi. Bahan dari aneka provinsi diupayakan menyumbang sesuatu di sana. Itu bentuk penghormatan kolektif kepada bapak komunisme Cina. Mao Tse Tung: Pemimpin Besar!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi