Teguh Dukung La Nyalla, PBB Berharap Gerindra, PAN, dan PKS Bangun Poros Baru

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Jawa Timur menyatakan keteguhannya untuk mendukung Ketua Umum Kadin Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti sebagai calon gubernur Jawa Timur.

Partai yang dipimpin Yusril Ihza Mahendra itu yakin La Nyalla menjadi sosok yang tepat untuk menyelesaikan problem keumatan di Jatim, khususnya untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial.

“PBB tetap teguh mendukung Pak La Nyalla karena memang sejak awal kami yakin beliau adalah jawaban bagi problematika Jawa Timur,” kata Ketua DPW PBB Jatim Muhammad Masduki dalam rilis yang diterima SERUJI, Ahad (7/1).

Masduki mengatakan, PBB berharap Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang tergabung dalam poros baru Pilgub Jatim bisa tetap dalam satu barisan sebagaimana Pilkada lainnya di mana ketiga partai itu berkoalisi.

“Kami yakin sahabat-sahabat kami di Gerindra, PKS, dan PAN dalam waktu dekat ini mengambil keputusan terbaik untuk Pilgub Jatim. Umat berharap ketiga partai tersebut tetap satu barisan sebagaimana di daerah lain. Dan tentu kita semua berharap Pak La Nyalla menjadi pilihan pimpinan Gerindra, PKS, dan PAN untuk maju dalam Pilgub Jatim mendatang,” terang Masduki.

Masduki menambahkan, problem Jawa Timur saat ini membutuhkan sosok pengusaha yang idealis seperti La Nyalla, yaitu pengusaha yang terbukti banyak berkontribusi pada pengembangan umat.

“Jatim ini problem utamanya kemiskinan dan ketimpangan. Artinya ada ketidakadilan sosial. Pak La Nyalla sebagai pengusaha cocok untuk menjawab problem itu,” katanya.

Masduki yakin, jika La Nyalla dicalonkan, masyarakat bakal langsung terbetot perhatiannya dari persaingan dua “musuh” bebuyutan Pilgub Jatim, yaitu Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah Indar Parawansa.

“Masyarakat Jatim butuh penggebrak, penggerak perubahan, sosok visioner, berani mempertaruhkan apapun untuk kepentingan rakyat seperti La Nyalla,” pungkasnya.

(ARif R/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER