Soal Angket KPK, Hidayat Nur Wahid: Fraksi PKS Tegas Tolak Hak Angket KPK

JAKARTA – Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, menegaskan bahwa Fraksi PKS di DPR RI konsisten tidak akan mendukung langkah Hak Angket KPK. Oleh karenanya pihaknya tidak akan mengirimkan perwakilan fraksi masuk ke Pansus HAK Angket KPK yang segera akan dibentuk.

“PKS tidak mau KPK menjadi kehilangan fokus dalam membongkar kasus-kasus besar korupsi. Sebab, jika hak angket ini dibiarkan maka berpotensi untuk memunculkan kegaduhan politik dan menghadirkan apa yang dikhawatirkan publik bahwa KPK akan tidak fokus membongkar kasus-kasus besar seperti BLBI, e-KTP dan lainnya,” kata Hidayat dalam keterangannya, Sabtu (29/4).

Hidayat percaya KPK sudah bekerja secara profesional dalam kejujuran, kepastian hukum dan keadilan hukum. Juga tidak diskriminatif, tidak tebang pilih, dan tidak mengambil informasi dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Tentang sikap Fahri Hamzah yang mengetuk palu pengesahan Hak Angket KPK, Hidayat menilai, Fahri selaku pimpinan rapat saat itu membuat keputusan yang tidak mendengarkan aspirasi seluruh fraksi di DPR. Tak terkecuali PKS.

“Fraksi PKS sejak dari awal sikapnya adalah sebelum mengeluarkan sikap harus konsultasi dengan Pimpinan, dan Pimpinan PKS menegaskan untuk tidak ikut menandatangani dan tidak ikut mengusulkan hak angket. DPP PKS dan Fraksi tegas sikapnya seperti itu,” tegas Hidayat.

Sebelumnya, usulan hak angket KPK telah disetujui pada Rapat Paripurna DPR, Jumat (28/4/2017) lalu. Dalam rapat paripurna tersebut, yang mengetuk palu pengesahan angket adalah kader PKS sendiri yakni Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

Kemudian diwarnai aksi walk out, sejumlah pihak menyesali pengambilan keputusan yang terkesan dilakukan sepihak tersebut.

 

EDITOR: Iwan Y

2 KOMENTAR

  1. PKS..??? Saya bukan orang politik, saya tak bergabung dg partai politik manapun. Tapi dari sekian banyak partai, ada sedikit tertumpu harapan ke PKS. Partai lain…maaf, semuanya sudah berwajah kafir, munafik dan sudah terbeli. PKS pun mungkin juga begitu. Namun kami masih ada setitik harapan.
    Jika PKS menolak hak Angket ini dg dalih : PKS tidak mau KPK menjadi kehilangan fokus dalam membongkar kasus-kasus besar korupsi, berpotensi untuk memunculkan kegaduhan politik, PKS percaya KPK sudah bekerja secara profesional, jujur, kepastian hukum dan keadilan hukum, tidak diskriminatif, tidak tebang pilih, dan sebagainya.

    Ah….cobalah pikirkan lagi alasan PKS ini. Apa ini kata hati atau kata mulut yg sudah disumpal uang dan janji2. Saya yakin kalian orang Islam yg paham agama, paham dg segala konsekwensi dunia apalagi akhirat.
    Slm

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER