AWSC

Irwandi Apresiasi Peserta Sepak Bola AWS

VendryMofu_wearemania

SPFC Melaju ke Final Piala Walikota

Soal Angket KPK, Hidayat Nur Wahid: Fraksi PKS Tegas Tolak Hak Angket KPK

2
273
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid.

JAKARTA – Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, menegaskan bahwa Fraksi PKS di DPR RI konsisten tidak akan mendukung langkah Hak Angket KPK. Oleh karenanya pihaknya tidak akan mengirimkan perwakilan fraksi masuk ke Pansus HAK Angket KPK yang segera akan dibentuk.

“PKS tidak mau KPK menjadi kehilangan fokus dalam membongkar kasus-kasus besar korupsi. Sebab, jika hak angket ini dibiarkan maka berpotensi untuk memunculkan kegaduhan politik dan menghadirkan apa yang dikhawatirkan publik bahwa KPK akan tidak fokus membongkar kasus-kasus besar seperti BLBI, e-KTP dan lainnya,” kata Hidayat dalam keterangannya, Sabtu (29/4).

Hidayat percaya KPK sudah bekerja secara profesional dalam kejujuran, kepastian hukum dan keadilan hukum. Juga tidak diskriminatif, tidak tebang pilih, dan tidak mengambil informasi dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Tentang sikap Fahri Hamzah yang mengetuk palu pengesahan Hak Angket KPK, Hidayat menilai, Fahri selaku pimpinan rapat saat itu membuat keputusan yang tidak mendengarkan aspirasi seluruh fraksi di DPR. Tak terkecuali PKS.

“Fraksi PKS sejak dari awal sikapnya adalah sebelum mengeluarkan sikap harus konsultasi dengan Pimpinan, dan Pimpinan PKS menegaskan untuk tidak ikut menandatangani dan tidak ikut mengusulkan hak angket. DPP PKS dan Fraksi tegas sikapnya seperti itu,” tegas Hidayat.

Sebelumnya, usulan hak angket KPK telah disetujui pada Rapat Paripurna DPR, Jumat (28/4/2017) lalu. Dalam rapat paripurna tersebut, yang mengetuk palu pengesahan angket adalah kader PKS sendiri yakni Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

Kemudian diwarnai aksi walk out, sejumlah pihak menyesali pengambilan keputusan yang terkesan dilakukan sepihak tersebut.

 

EDITOR: Iwan Y

BAGIKAN
loading...

2 KOMENTAR

  1. PKS..??? Saya bukan orang politik, saya tak bergabung dg partai politik manapun. Tapi dari sekian banyak partai, ada sedikit tertumpu harapan ke PKS. Partai lain…maaf, semuanya sudah berwajah kafir, munafik dan sudah terbeli. PKS pun mungkin juga begitu. Namun kami masih ada setitik harapan.
    Jika PKS menolak hak Angket ini dg dalih : PKS tidak mau KPK menjadi kehilangan fokus dalam membongkar kasus-kasus besar korupsi, berpotensi untuk memunculkan kegaduhan politik, PKS percaya KPK sudah bekerja secara profesional, jujur, kepastian hukum dan keadilan hukum, tidak diskriminatif, tidak tebang pilih, dan sebagainya.

    Ah….cobalah pikirkan lagi alasan PKS ini. Apa ini kata hati atau kata mulut yg sudah disumpal uang dan janji2. Saya yakin kalian orang Islam yg paham agama, paham dg segala konsekwensi dunia apalagi akhirat.
    Slm

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Bupati Malinau Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan APBD 2018

MALINAU, SERUJI.CO.ID - Bupati Malinau hadiri rapat paripurna ke IX masa sidang III DPRD kabupaten Malinau tahun 2017 yang diadakan di ruang sidang kantor...
Setya Novanto dan KPK

Pengacara Belum Pastikan Setya Novanto Hadir di Persidangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, menyatakan belum mengetahui apakah kliennya dapat dihadirkan sebagai terdakwa pada sidang perdana perkara tindak pidana korupsi...
Polrestabes Surabaya

Polrestabes Surabaya Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya meraih predikat "Wilayah Bebas Korupsi" dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada...

KANAL WARGA TERBARU

Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...
Diky Supratman

Tiga Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...