Situng KPU Lebih 25% di Jawa: Ditopang Jateng dan Jatim, Jokowi Unggul 63,34%


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin masih unggul jauh dari pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga di Pulau Jawa berdasarkan sistem perhitungan suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pantauan SERUJI, Sabtu (27/4) pukul 09.30 WIB dari data yang sudah masuk mencapai lebih 25 persen suara dari DPT, Jokowi-KH Ma’ruf unggul dua digit, 26,68 persen dari Prabowo-Sandiaga di pulau Jawa.

Jokowi-KH Ma’ruf Raih 63,43 Persen, Sementara Prabowo-Sandiaga 36,66 Persen

Hasil sementara real count scan C1 Pilpres 2019 KPU untuk pulau Jawa, Sabtu (27/4/2019) pukul 09.30 WIB.

Pasangan yang diusung koalisi parpol; PDI Perjuangan, Golkar, PKB, NasDem, Hanura, PPP, PSI, dan Perindo ini mampu meraup suara besar di pulau Jawa, unggul telak sementara dari pasangan Prabowo-Sandiaga.

Jokowi-KH Ma’ruf meraih dukungan di pulau Jawa sebanyak 17.714.553 suara atau sebesar 63,34 persen. Sementara Prabowo-Sandiaga baru mampu mengumpulkan 10.252.729 suara atau sebesar 36,66 persen.

Jokowi Dapat Sumbangan Suara Besar dari Jateng dan Jatim

Hasil sementara real count scan C1 Pilpres 2019 KPU untuk pulau Jawa, Sabtu (27/4/2019) pukul 09.30 WIB, berdasarkan jumlah suara.

Hampir separuh lebih suara yang didapat Jokowi-KH Ma’ruf Amin di pulau Jawa disumbang provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Di Jawa Tengah pasangan petahana ini meraih dukungan sebanyak 7.729.600 suara (76,99%), sementara di Jawa Timur mendapat dukungan 4.644.495 suara (68,67%).

Untuk Prabowo-Sandiaga, suara terbesar di sumbang Provinsi Jawa Barat sebanyak 2.978.434 suara (54,58%), namun Jokowi-KH Ma’ruf juga mampu raih suara yang tidak terlalu tertinggal jauh di 2.478.840 suara (45,42%).

Untuk sementara, Jokowi-KH Ma’ruf unggul di 4 Provinsi di pulau Jawa, yakni DKI Jakarta (52,99%), Jawa Tengah (76,99%), DI Yogyakarta (70,21%), dan  Jawa Timur (68,67%).

Sementara Prabowo unggul di 2 Provinsi, yakni Jawa Barat (54,58%), dan Banten (68,61%).

Hasil sementara real count scan C1 Pilpres 2019 KPU untuk pulau Jawa, Sabtu (27/4/2019) pukul 09.30 WIB, berdasarkan persentase raihan suara.

Berikut Tabel Perolehan Suara Sementara Berdasarkan Situng KPU 27 April Pukul 09.30 WIB di Pulau Jawa

NoProvinsiJOKOWIPRABOWOTOTALPROGRES DPTDPTJOKOWI (%)PRABOWO (%)
TOTAL17.714.55310.252.72927.967.28225,27%110.686.69063,34%36,66%
1DKI JAKARTA1.196.0581.060.9552.257.01329,08%7.761.59852,99%47,01%
2JAWA BARAT2.478.8402.978.4345.457.27416,40%33.270.84545,42%54,58%
3JAWA TENGAH7.729.6002.309.80110.039.40135,99%27.896.90276,99%23,01%
4DI YOGYAKARTA763.278323.9161.087.19439,80%2.731.87470,21%29,79%
5JAWA TIMUR4.644.4952.118.7896.763.28421,88%30.912.99468,67%31,33%
6BANTEN902.2821.460.8342.363.11629,13%8.112.47738,18%61,82%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close