Ribuan Orang Akan Hadiri Deklarasi Purnawirawan TNI/Polri Dukung Prabowo


YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ribuan orang diperkirakan akan hadir meramaikan deklarasi dukungan Purnawirawan TNI/Polri pada pasangan capres/cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang akan berlangsung di Grand Pasific Hall, Yogyakarta pada Rabu (27/2) besok.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia, Bibit Waluyo dalam jumpa pers yang digelar di Yogyakarta, Selasa (26/2).

“Deklarasi akan diikuti sebanyak 700 orang purnawirawan TNI-Polri di Daerah Istimewa Yogyakarta dan 900 purnawirawan TNI-Polri dari Jawa Tengah,” kata Bibit yang juga mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Selain para purnawirawan TNI-Polri, lanjutnya, acara yang bertajuk ‘Prabowo Menyapa Masyarakat dan Purnawirawan TNI-Polri’ juga akan dihadiri 300 orang perwakilan berbagai universitas di Jateng dan DIY, serta 1.875 orang dari komponen relawan.

“Sehingga total ada 4.000 orang yang akan hadir,” ungkapnya.

Setia Pada Sahabat, Diantara Alasan Purnawirawan TNI/Polri Dukung Prabowo

Elektabilitas Prabowo
Prabowo Subianto. (foto:Istimewa)

Bibit yang juga purnawirawan TNI ini mengatakan, bahwa capres Prabowo juga akan hadir dalam acara tersebut.

“Deklarasi ini akan membulatkan tekat dan semangat untuk mendukung Pak Prabowo menjadi Presiden ke-8 pada Pilpres 2019,” ujarnya.

Menurut Bibit, menjadi wajar apabila para purnawirawan TNI memberikan dukungannya kepada Prabowo Subianto. Sebab selain setia kepada korps, menurutnya, TNI juga memiliki komitmen untuk setia kepada kawan dan setia kepada sahabat.

“Kita tahu Pak Prabowo adalah mantan prajurit, jadi seluruh purnawirawan kita harapkan mendukung keberhasilan Pak Prabowo,” tukasnya.

Dari informasi yang dibagikan panitia kepada panitia, acara ‘Prabowo Menyapa Masyarakat dan Purnawirawan TNI-Polri’ di Grand Pacific tersebut akan berlangsung mulai pukul 12.00 WIB.

Sebelum acara tersebut, Prabowo bersama para Purnawirawan TNI/Polri yang mendukungnya akan melakukan ziarah ke makam Panglima Besar Jenderal Soedirman di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, Yogyakarta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close