Rekapitulasi KPU RI: Prabowo Menang, Selisih 343.192 Suara dari Jokowi di Jambi


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mensahkah rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019 untuk Provinsi Jambi dalam rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara nasional di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/5).

Alhamdulillah rekapitulasi Jambi dinyatakan sah,” kata Komisioner KPU. Ilham Saputra membacakan putusan Pleno.

Dalam rekapitulasi tersebut, pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang dari pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Provinsi Jambi dengan selisih 343.192 suara.

Prabowo-Sandiaga berhasil meraih dukungan masyarakat Jambi dengan mengumpulkan 1.203.025 suara atau 58,32 persen dari total suara sah yang berjumlah 2.062.858 suara.

Sementara Jokowi-KH Ma’ruf meraup dukungan masyarakat Jambi sebanyak 859.833 suara (41,68%).

Sementara, suara tidak sah dalam Pilpres 2019 di Provinsi Jambi berjumlah 48.470 suara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close