Puisi Fadli Zon Makin Solidkan Warga NU di Jatim Dukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Puisi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon dinilai telah membuat warga Nahdltaul Ulama (NU) yang biasa disebut Nahdliyin di Jawa Timur makin solid mendukung pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Pasalnya, puisi Fadli dinilai telah menghina ulama yang sangat dihormati kalangan Nahdliyin, ulama sepuh KH Maimoen Zubir, pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Rembang, Jawa Tengah.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menilai puisi Fadli telah membuat warga NU yang tadinya memberikan dukungan pada Prabowo-Sandiaga berpikir ulang.

BACA JUGA:  Hitung Cepat: Prabowo Unggul di 20 Provinsi, Jokowi di 14 Provinsi

“Ini menjadi disinsentif elektoral sangat signifikan bagi kubu Prabowo-Sandiaga,” kata Mahcfud Arifin di Surabaya, Jumat (8/2).


Menurut Machfud, jika selama ini warga Nahdliyin di Jatim yang mendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin mencapai 76 persen, maka dengan kasus puisi Fadli tersebut, pendukung Paslon nomor urut 02 yang berjumlah sekitar 14 persen akan beralih suaranya ke Jokowi-KH Ma’ruf.

“Pendukung paslon 01 akan semakin mantap pilihannya. (Sementara) yang masih 02 dan swing voters akan merapat ke 01,” ujarnya.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi