Plt Gubernur DKI Akan Pecat PNS Tak Netral dalam Pilgub DKI

3
147
Sumarsono
Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono

JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Soni Sumarsono, mendapatkan informasi tentang adanya salah satu pegawai negeri sipil (PNS) yang bersikap tak netral saat pelaksanan Pilkada. Laporan itu ia peroleh, berdasarkan aduan dari jajarannya terkait oknum PNS DKI yang berpihak dan kerap kali mendiskreditkan hal-hal negatif tentang pemerintah daerah DKI dan juga menyudutkan pasangan petahana yakni Ahok-Djarot di akun media sosialnya.

Sumarsono kemudian menegaskan akan memecat PNS di lingkungan Pemprov DKI yang menunjukkan keberpihakan dalam Pilgub DKI Jakarta.

“Saya ingin berhentikan satu orang, itu status di Instagram selalu menyudutkan pemerintah, mendukung calon tertentu, menyudutkan pimpinannya,” kata Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa 14 Maret 2017.

“Saya enggak sebut nama, enggak sopanlah, kasihan. Pokoknya ada pegawai negeri, perempuan, yang sukanya main sosmed, Instagram. Itu selalu jelek-jelekin termasuk paslon, Pemprov,” kata Sumarsono.

“Jadi laporan dokumennya kami follow up, saya suruh cek, PNS betul, kalau ya, langsung di BAP. Lagi proses dicek dulu ya,” ujar Sumarsono.

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri ini mengatakan sanksi terberat yang akan diberikan kepada PNS yang tidak netral adalah pemecatan, termasuk oknum PNS yang mengunggah status di media sosial.

“Jelas itu sanksi terberat ya langsung diberhentikan karena sudah terlalu menyebar fitnah yang macam-macam. Menyebar fitnah, pakai foto resmi dia, harus diperjelas,” tuturnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika menyatakan, pihaknya tengah memeriksa bersangkutan yang terindikasi melanggar dalam kapasitasnya sebagai aparatur sipil negara.

Agus Suradika mengatakan ada tiga jenis kategori ketidaknetralan sebelum seorang PNS dipecat. Kategori pertama, adalah ketika seorang PNS hadir di salah satu acara dan mengajak orang lain untuk memilih salah satu paslon. Kedua, dia menyelenggarakan acara tertentu untuk memilih paslon, dan ketiga dia mengkreasi acara tertentu yang sangat berat sehingga BKD DKI bisa melakukan pemecatan.

Bila dalam pemeriksaan terbukti oknum PNS tersebut secara sengaja menuliskan informasi itu, pihaknya tak segan untuk memecatnya. Menurutnya, meskipun ada beberapa klasifikasi pelanggaran yang salah satu sanksinya yakni penundaan kenaikan pangkat atau menyetop pemberian tunjangan kinerja daerah.

Soal temuan adanya oknum PNS yang menjelek-jelekkan salah satu paslon, Agus mengatakan PNS itu sudah mengakui perbuatannya dan menyesali perbuatannya tertentu.

“Dia hadir dan dia menyadari adanya kekeliruan kemudian dia menyesali perbuatannya. Ada foto, namanya inisial dan sudah kita cek dan ternyata benar. Kita punya tim yang juga mengecek medsos ataupun situs tertentu,” ujar Agus.

“Tergantung dia menginisiasi atau tidak. Dia kesadaran atau tidak. Atau mungkin setelah diperiksa bisa saja (menuliskan) angka 3, maksudnya bukan paslon 3, itu sedang kita dalami,” kata Agus.

EDITOR: Iwan Y

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

KPK Dalami Proses Pembahasan APBD-P Kebumen 2017

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami pertemuan-pertemuan terkait proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-Perubahan atau APBD-P Kabupaten Kebumen 2017. "Untuk mendalami hal itu,...
sandiaga Uno

Wagub DKI Beri Ruang Polda Periksa Kasatpol PP

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno memberikan ruang kepada pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya bila akan meminta keterangan Kepala Satuan Polisi...

Manchester City Pastikan ke Final Piala Liga

BRISTOL, SERUJI.CO.ID - Manchester City mencapai final Piala Liga, menghancurkan harapan-harapan tim divisi kedua Bristol City untuk menorehkan kejutan, ketika tim pemuncak klasemen Liga Inggris...

Aaron Lennon Pindah ke Burnley

LONDON, SERUJI.CO.ID - Pemain sayap Inggris Aaron Lennon melengkapi kepindahannya ke Burnley dari Everton dengan biaya transfer yang tidak diumumkan pada Selasa (23/1), menjadi rekrutan...

Mascherano Akan Tinggalkan Barcelona

MADRID, SERUJI.CO.ID - Gelandang Barcelona Javier Mascherano akan meninggalkan klub itu setelah tujuh setengah tahun berkiprah di Nou Camp, kata sang pemuncak klasemen Liga Spanyol...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Kerinduan Hati Orang Beriman

Aljaar qablal daar (mencari tetangga sebelum mencari rumah) Ungkapan tersebut di atas sangatlah dalam maknanya. Jika disesuaikan dengan permasalahan kemasyarakatan maka dapat memberi pemahaman, bila...
ilustrasi orang marah (Foto: Istimewa)

Suka Marah-Marah? Waspada Gangguan Psikologis Akut

Apakah kita suka marah-marah? Mudah marah? Gampang tersulut emosi? Gampang meledak-ledak? Cobalah untuk cek, apakah emosi yang kita miliki tergolong normal dan wajar? Ataukah kita...

Abu Dzar al Ghifari, Kemilau di Antara Sarang Penyamun

Abu Dzar al Ghifari merupakan salah satu sahabat yang pertama memeluk islam yang disebut “assabiqunal awwalun”. Dia berasal dari bani Ghifar, sebuah suku yang...