Perppu Ormas Jadi UU, NU: Gugatan di MK Gugur Demi Hukum

1
71
Aksi penolakan Perppu Ormas
Massa Aksi 287 mulai bergerak menuju gedung Mahkamah Konstitusi, pada Jumat, 28/7/2017. (Foto: Opick/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua PBNU Bidang Hukum Robikin Emhas mengatakan dengan disetujuinya Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas menjadi Undang-undang oleh DPR, maka semua permohonan uji materi Perppu tersebut di Mahkamah Konstitusi gugur.

“Konsekuensi hukum disahkannya Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas menjadi UU adalah gugurnya seluruh gugatan judicial review di Mahkamah Konstitusi tentang Perppu Ormas,” kata Robikin di Jakarta, Selasa (24/10).

Seperti diberitakan, melalui Rapat Paripurna DPR menyudahi status Perppu Ormas.

Dalam sidang paripurna tersebut, sebanyak 445 anggota DPR yang hadir dalam Sidang Paripurna, 314 menyatakan setuju Perppu sebagai UU dan sisanya, yakni 131 menolak Perppu, sehingga Perppu Ormas sah menjadi Undang-Undang.

Robikin mengungkapkan ada 35 lebih gugatan judical review di MK tentang Perppu Ormas yang hingga saat disahkannya Perppu Ormas menjadi UU hari ini (24/10) masih dalam tahap pembuktian.

Permohonan tersebut masih dalam tahap pemeriksaan saksi dan ahli, baik dari pihak Pemohon (Penggugat) maupun Pemerintah dan Pihak Terkait.

“Oleh karena Perppu Ormas diterima DPR sebagai UU, sedangkan proses persidangan di MK belum berakhir atau belum diputus, maka seluruh gugatan yang ada gugur demi hukum karena Perppu yang digugat sudah tidak ada lagi (non existing),” tegasnya.

Para pemohon yang menggugat ke MK, salah satunya dimohonkan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

HTI melalui kuasa hukumnya, Yusril Ihza Mahendra, menilai Perppu Ormas itu jelas-jelas bertentangan dengan asas negara hukum dan melanggar HAM,” tutur Yusril. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

  1. Ingatlah salah satu statemen petinggi Turki “Umat Islam yg tak mau berpolitik atau salah dalam berpolitik, akan dikuasai oleh politikus benci dg Islam”. Sekarang, akibat umat Islam asal pilih dalam pilkada, pileg dan pilpres, akhirnya negara ini dikuasai oleh para politikus yg benci dg Islam. Masihkah umat Islam tak menyadarinya..????

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Danau Toba

KemenPURR Anggarkan Rp 800 Miliar untuk Danau Toba dan Pulau Samosir

DELI SERDANG, SERUJI.CO.ID - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan Rp 800 miliar hingga 2019 untuk membangun jalan menuju Danau Toba dan Pulau...
Besiktas - 2017

Besiktas Masuk ke Putaran 16 Besar Liga Champions Untuk Pertama Kalinya

ISTANBUL, SERUJI.CO.ID -  Juara Turki Besiktas mencapai putaran 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya ketika mereka bangkit dan bermain imbang 1-1 dengan tamunya Porto,...
Kapuspenkum Kejagung M Rum

Kejagung: Pembobol Kredit Bank Mandiri Segera Disidangkan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Agung menyatakan tersangka pembobolan kredit PT Bank Mandiri Tbk sebesar Rp 201,098 miliar, MS alias HP atau Aping dan EWL, segera...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...