Optimis Menang, PKB Targetkan Perolehan Suara Jokowi-KH Ma’ruf 75 Persen di Jatim

JEMBER, SERUJI.CO.ID – Partai Kebangkitan Bangsa (PK) optimis pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin akan memenangkan Pilpres 2019 yang jatuh pada 17 April mendatang. Bahkan untuk Jawa Timur, PKB memasang target meraih 75 persen suara.

“Hampir sama dengan target partai pendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin, PKB menargetkan kemenangan hingga 75 persen di Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk perolehan suara pada pemilu presiden, sedangkan daerah lain bervariasi,” kata Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar (cak Imin) saat menghadiri kampanye terbuka capres Jokowi di Stadion Jember Sport Garden di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (25/3) sore.

KH Ma’ruf Jadi Perekat Warga NU Dalam Pilpres 2019

Calon Wakil Presiden, KH. Ma’ruf Amin. (foto:Istimewa)

Menurut cak Imin, figur KH Ma’ruf Amin mampu menjadi perekat bagi warga nahdliyin untuk menyatukan keluarga pondok pesantren dan NU, sehingga wilayah yang memiliki banyak pondok pesantren dan warga nahdliyin tentu akan memenangkan pasangan calon nomor urut 01 tersebut.

“Seperti di wilayah Tapal Kuda seperti Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi diprediksi perolehan suara Jokowi-Ma’ruf Amin bisa mencapai 90 persen,” tuturnya.

PKB Akan Kerahkan Seluruh Kekuatan di Jatim Menangkan Jokowi-KH Ma’ruf

KH Ma’ruf Amin dan Yenny Wahid.

Ia mengatakan PKB akan bekerja keras untuk mendongkrak perolehan suara selama 20 hari ke depan dengan menggerakkan semua kekuatan. Seperti para calon legislatif (caleg), pengurus partai, tim sukses dan para kiai, dan tokoh-tokoh masyarakat untuk memenangkan capres-cawapres nomor urut 01.

“Mengenai hasil survei yang menyebutkan elektabilitas Jokowi menurun, kami akan meningkatkan militansi dan massa kampanye yang terlalu lama menyebabkan kelelahan juga, sehingga saat ini harus digenjot militansinya,” katanya.

Selain Muhaimin Iskandar, sejumlah tokoh juga tampak dalam kampanye Jokowi di Jember, diantaranya juru kampanye Yenny Wahid, Ketua TKN Erick Thohir, Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto, dan Ketua Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Khofifah Indar Parawansa.

Editor:Hrn
Sumber:Ant

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Potret Pengelolaan BUMN: Prinsip GCG vs Managemen “Koncoisme”

Fenomena pengelolaan BUMN dan BUMD yang tidak mengindahkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG sangat potensial membawa kerugian dan kebangkrutan terhadap perusahaan BUMN dan BUMD yang bersangkutan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER