Oknum Guru Penyebar Hoaks Ngaku Pendukung Prabowo, BPN: Kami Hormati Proses Hukum

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Tersangka hoaks surat suara tercoblos berinisial MIK, seorang pria yang diketahui berprofesi sebagai guru di Cilegon, mengaku sebagai pendukung pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mempersilakan kepolisian memproses MIK sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami menyerahkan hal itu ke proses hukum di kepolisian. Kami menghormati proses hukum. Jika ada pendukung Pak Prabowo yang salah, silakan diproses. Berikan mereka proses yang berkeadilan dan transparan,” kata juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, saat dimintai konfirmasi, Jumat (11/1).

Andre pun lantas mempertanyakan sejumlah kasus dugaan hoaks yang melibatkan pendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Ia menyinggung kasus yang melibatkan Guntur Romli, Ade Armando, dan Abu Janda.

“Banyak orang yang dilaporkan dari pendukung Pak Jokowi tapi nggak diproses. Jadi terkesan hukum hanya tajam kepada oposisi, tapi tumpul kepada pendukung Pak Jokowi,” ujarnya.

Baca juga: Oknum Guru Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Mengaku Pendukung Prabowo

“Gimana kasus Guntur Romli, Abu Janda, Ade Armando yang memfitnah itu? Kok seperti nggak jalan,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, MIK menjadi tersangka karena meyebarkan hoaks 7 kontainer berisi surat suara tercoblos di akun Twitternya.

“Ia mengaku sebagai pendukung paslon 02,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (11/1).

Dari pemeriksaan sementara, jelas Argo, MIK mengaku membuat sendiri postingan di akun Twitternya untuk diberitahukan ke tim pasangan calon (paslon) 02. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Riset di Indonesia ‘Mandul’? Belajar dari Thomas Edison-GE

Mengapa riset di perguruan tinggi kita mandul? Mengapa hanya menghasilkan dokumen  di rak-rak perpustakaan atau link internet yang hanya dibaca secara terpaksa oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi? Simak jawabannya di sini

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close