close

Nilai Setia Jaga Pancasila, Puluhan Ribu Alumni Yogyakarta Deklarasi Dukung Jokowi

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sekitar 30 ribu alumni berbagai lembaga pendidikan di Yogyakarta yang tergabung dalam ‘Alumni Jogja SATUkan Indonesia’ mendeklarasikan dukungan pada pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Acara deklarasi tersebut dihadiri langsung oleh capres Jokowi yang didampingi Ibu Negara, Iriana Jokowi.

Tampak juga hadir sejumlah tokoh diantaranya Pramono Anung, Basuki Hadi Mulyono, Budi Karya Sumadi, Slamet Rahardjo, Hanung Bramantyo, Djadjuk Ferianto, dan Yenni Wahid.

Santri Ponpes Ali Maksum Krapyak Membacakan Deklarasi Dukungan

jokowi
Presiden saat menghadiri Halaqah Kebangsaan Ulama, Pengasuh Pesantren, dan Santri Berprestasi se-Madura di Ponpes Al Amien Prenduan, Sumenep, Jatim, Ahad, 8/10/2017. (Foto: dok. Seskab RI)


Deklarasi dukungan dibacakan oleh santriwati Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak, Yogyakarta Yafi Alfita.

“Satu, dengan penuh rasa syukur dan mengharapkan rahmat Tuhan yang Maha Kuasa kami Alumni Jogja SATUkan Indonesia menyatakan siap mendukung Jokowi-Maruf Amin sebagai capres dan cawapres 2019-2024 karena mereka berdua telah terbukti setia menjaga Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika, Insya Allah amanah,” kata Yafi di stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (23/3).

“Dua, kami Alumni Jogja SATUkan Indonesia siap memenangkan pasangan Jokowi-Maruf Amin karena mereka berdua terbukti menjadi sosok pemimpin yang religius, toleran dan nasionalis. Mereka berdua taat beribadah sekaligus mampu menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan golongan dan pribadi, Insya Allah menang,” tambah Yafi.

“Ketiga, kami Alumni Jogja SATUkan Indonesia mendukung Jokowi-Aaruf Amin karena memiliki visi program pembangunan yang berorientasi kepentingan rakyat, menjaga visi nusantara dan memiliki komitmen berdasarkan politik kesejahteraan yang beradab, Insya Allah berlanjut,” ungkap Yafi.

“Keempat, kami aLumni Jogja SATUkan Indonesia mendukung Jokowi-Maruf Amin karena karena pribadi sederhana, tidak KKN dan antikorupsi. Jokowi-Maruf Amin berkomitmen menjalankan pemerintahan yang bersih, akuntabel menuju masa depan yang adil dan sejahtera. Semoga terpenuhi cita-cita kita bersama,” tegas Yafi.

Jokowi dan Ibu Iriana Naiki Sepeda Onthel Menuju Acara Deklarasi

Jokowi dan Ibu Iriana naik sepeda onthel menuju lokasi Deklarasi Alumni Yogya di stadion Kridosono, Sabtu (23/3/2019). (foto:istimewa)

Saat menuju ke stadion Kridosono Jokowi dan Iriana yang menaiki sepeda onthel disambut oleh atraksi kesenian reog Mahesa Nempuh Kraton Ngiyom pimpinan budayawan Bramantyo dan Kuda Lumping, orkestra gamelan oleh Djaduk Ferianto dan seniman Yogyakarta lainnya.

Andy F Noya akan bertindak sebagai pembawa acara dan memandu rangkaian acara deklarasi. Budayawan Slamet Raharjo akan membacakan puisi Gus Mus.

Selain menyampaikan deklarasi, acara tersebut juga disemarakkan musisi Juki Kill the DJ, orkestra gamelan Djaduk Ferianto, musisi Sri Krishna, kelompok musik legendaris God Bless yang dimotori oleh Ahmad Albar, Ian Antono dan lainnya.

Editor:Hrn
Sumber:Ant

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Berikut Peta Perolehan Suara Sementara Pilpres 2019 di Pulau Jawa

Di pulau Jawa, dengan total DPT Pemilu 2019 sebanyak 110.686.690 pemilih, jumlah suara yang sudah masuk sebanyak 20.852.357 suara (18,84%).

Berikut Peta Perolehan Suara Sementara Pilpres 2019 di Pulau Sumatera

Di pulau Sumatera, dengan total DPT Pemilu 2019 sebanyak 38.879.195 pemilih, jumlah suara yang sudah masuk sebesar 14.561.226 suara (37,45%). Prabowo-Sandiaga unggul cukup telak di pulau yang disebut Andalas ini dengan memperoleh dukungan 8.333.852 suara (57,23%).

Real Count KPU Sementara: Pertarungan Antar Pulau, Prabowo Unggul di 2 Pulau, Sisanya Jokowi

SERUJI mengelompokkan perolehan suara berdasarkan pulau-pulau yang ada di Indonesia dan pemilihan luar negeri. Ada enam kelompok pulau yang kami susun, yakni Sumatera, Jawa, Bali-Nusra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku-Papua.

Bantah Hapus Aturan PBB Gratis Yang Dibuat Ahok, Begini Penjelasan Lengkap Gubernur Anies

"Bahwa pembebasan PBB itu diteruskan. Bukan hanya pembebasan bagi rumah yang nilainya Rp 1 miliar, tetapi (juga) bagi orang-orang yang berjasa bagi bangsa dan negara," jelas Anies.

Innalillahi, Kembali Seorang Petugas KPPS Meninggal di Karawang

Aning, petugas KPPS di Tempat Pemungutan Suara 15, Desa Dukuh Karya, Kecamatan Rengasdengklok meninggal dunia pada Rabu (24/4) siang.

Real Count KPU: Jokowi Menang Besar di Pulau Dewata, Prabowo Unggul Telak di Ranah Minang

Yang menarik, jika dilihat data dari perolehan suara di masing-masing provinsi, terlihat ada dua provinsi yang masing-masing paslon mendapatkan dukungan telak dari lawannya, yakni di Sumatare Barat dan Bali.

Berikut Peta Perolehan Suara Sementara Pilpres 2019 di Pulau Jawa

Di pulau Jawa, dengan total DPT Pemilu 2019 sebanyak 110.686.690 pemilih, jumlah suara yang sudah masuk sebanyak 20.852.357 suara (18,84%).

Berikut Peta Perolehan Suara Sementara Pilpres 2019 di Pulau Sumatera

Di pulau Sumatera, dengan total DPT Pemilu 2019 sebanyak 38.879.195 pemilih, jumlah suara yang sudah masuk sebesar 14.561.226 suara (37,45%). Prabowo-Sandiaga unggul cukup telak di pulau yang disebut Andalas ini dengan memperoleh dukungan 8.333.852 suara (57,23%).

Real Count KPU Sementara: Pertarungan Antar Pulau, Prabowo Unggul di 2 Pulau, Sisanya Jokowi

SERUJI mengelompokkan perolehan suara berdasarkan pulau-pulau yang ada di Indonesia dan pemilihan luar negeri. Ada enam kelompok pulau yang kami susun, yakni Sumatera, Jawa, Bali-Nusra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku-Papua.

Real Count KPU: Jokowi Menang Besar di Pulau Dewata, Prabowo Unggul Telak di Ranah Minang

Yang menarik, jika dilihat data dari perolehan suara di masing-masing provinsi, terlihat ada dua provinsi yang masing-masing paslon mendapatkan dukungan telak dari lawannya, yakni di Sumatare Barat dan Bali.

TERPOPULER

Real Count KPU: Jarak Keunggulan Prabowo Makin Besar dari Jokowi di Sumatera

Keunggulan Prabowo-Sandiaga di pulau Sumatera cukup jauh meninggalkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Dari data scan C1 yang sudah masuk di sistem perhitungan (Situng) KPU sebesar 12.542.295 suara, Prabowo-Sandiaga raih sebanyak 7.220.181 suara atau  57,57 persen suara

Data di Situng KPU Dekati 30%: Jokowi Makin Jauh Tinggalkan Prabowo, Begini Rinciannya

Pantauan SERUJI, Rabu (24/4) pukul 14.30 WIB jumlah suara yang masuk ke sistem situng KPU sebesar 44.339.685 suara, yang berasal dari 235.823 tempat pemungutan suara (TPS) dalam dan luar negeri.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Soal Pertemuan dengan Prabowo, Denny JA: Apa Masalahnya? LSI Memang Konsultan Politik

“Apa masalahnya? LSI Denny JA itu memang lembaga survei dan konsultan politik yang terbuka untuk semua partai. Ini kan sudah menjadi pengetahuan umum,” kata Denny JA saat dikonfirmasi SERUJI, Selasa (23/4) malam.

Soal Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Tokoh Nasional, Begini Penjelasan Gerindra

"Ini bagian dari upaya menyelamatkan masa depan bangsa dan negara. Namun semua proses itu harus dilakukan dengan cara-cara yang damai," tukasnya.