Hasil Sementara Real Count KPU: Prabowo Hampir Sapu Bersih Suara di Ranah Minang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi hampir menyapu bersih suara yang diperebutkan di Provinsi Sumatera Barat dalam Pilpres 2019. Hal itu terlihat dari hasil sementara real count form C1 yang diunggah di situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan alamat di pemilu2019.kpu.go.id, Ahad (21/4).

Pantauan SERUJI, pada pukul 02.47 WIB jumlah data scan C1 yang sudah masuk berasal dari 2.680 TPS dari seluruh TPS di daerah yang biasa disebut Ranah Minang tersebut yang berjumlah 16.719 TPS.

Dari data yang sudah masuk dari sekitar 16,03 persen TPS tersebut, pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi unggul telak dengan mengumpulkan 403.081 suara atau sekitar 85,70 persen.

Sementara pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin hanya mendapatkan 67.251 suara atau sekitar14,30 persen.

Hasil Sementara hitung C1 Pilpres 2019 untuk Provinsi Sumbar, Ahad (21/4/2019) pukul 02.47 WIB, di situs KPU.

Hasil Sementara: Prabowo Unggul Hampir Semua Kota/Kabupaten, Jokowi Hanya di 1 Kota/Kabupaten

Hasil Sementara hitung C1 Pilpres 2019 untuk Provinsi Sumbar, Ahad (21/4/2019) pukul 02.47 WIB, di situs KPU.

Berdasarkan Kota/Kabupaten, terlihat dari hasil scan C1 yang telah masuk di sistem hitung KPU, pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi hampir menyapu bersih semua Kota/ Kabupaten di Ranah Minang, hanya sisakan satu Kota/Kabupaten, yakni Kepulauan Mentawai.

Perolehan suara terbesar Prabowo-Sandi ada di Kabupaten Lima Puluh Kota dengan 90.593 suara, berbanding Jokowi-KH Ma’ruf yang baru peroleh 11.873 suara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.