Gus Ipul Janji Tingkatkan Ekspor Sepatu Jatim

MOJOKERTO, SERUJI.CO.ID – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan ekspor sepatu dari Jawa Timur karena industri ini merupakan padat karya dengan mempekerjakan banyak orang.

“Saya berkomitmen mendorong perusahaan serupa di Jawa Timur bisa terus mengembangkan sayap di pasar ekspor,” kata Gus Ipul saat mengunjungi pabrik sepatu PT Dwi Prima Sentosa (DPS) di kawasan Ngoro, Mojokerto, Senin (21/5).

Ia megemukakan komitmen ini harus dijaga dan berharap banyak daerah bakal memiliki pusat-pusat ekonomi berbasis kearifan lokal yang juga menyerap tenaga kerja setempat.

“Kami mengapresiasi perusahaan ini bisa menjangkau pasar global. Kedepan, harus semakin ditingkatkan. Pemerintah akan membantu melalui berbagai regulasi. Mulai dari peningkatan infrastruktur hingga kemudahan mendapat bahan baku hingga akses pemasaran,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Manajer PT Dwi Prima Sentosa, Irawan mengatakan, perusahaan ini memiliki sekitar 2.800 pekerja. Selain di Mojokerto, perusahaan ini juga mengembangkan pabrik di Ngawi.

“PT DPS merupakan salah satu pabrik sepatu ekspor yang memproduksi 7.500 pasang sepatu perhari. Perusahaan ini memproduksi berbagai merk sepatu ternama, di mana 80 persen di antaranya masuk pasar ekspor. Korea, Jepang, Jerman, hingga Perancis, adalah beberapa contoh negara yang telah menjajal sepatu produksi perusahaan ini,” ucapnya.

Pada kunjungan kali ini, Gus Ipul juga meninjau seluruh proses pembuatan sepatu di perusahaan ini. Mulai dari cutting material, jahit (stiching) hingga finishing.

Di tempat kunjungan ini, buruh pabrik yang mayoritas perempuan pun berlomba berswafoto dengan kandidat yang berpasangan dengan Cawagub, Puti Guntur Soekarno ini.

Sembari menyampaikan visi dan misinya, Gus Ipul pun melayani satu persatu permintaan swafoto hingga sekadar salaman dengan buruh pabrik ini. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.