Dituding TKN Jokowi Takut Debat, BPN: Prabowo Biasa Debat Bahkan dengan 3 Bahasa


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menegaskan bahwa pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Subianto sejak awal siap berdebat di acara Debat Capres.

Hal itu disampaikan Koordinator Juru Bicara BPN, Dahniz Anzar Simanjuntak menjawab tudingan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Maruf Amin, Arya Sinulingga yang menyebut Prabowo-Sandiaga takut debat.

“Bagaimana bisa Mas @prabowo takut berdebat, wong disetiap forum beliau langsung berhadapan, dengan berbagai pertanyaan,” kata Dahnil lewat akun twitter pribadinya @Dahnilanzar, Selasa (8/1).

Bahkan, tegas Dahnil, Prabowo sudah terbiasa berdebat dalam berbagai bahasa selain bahasa Indonesia.

“Pun demikian bila menggunakan bahasa Inggris, Perancis, Jerman,” tegasnya.

Baca juga: Sebut BPN Prabowo Yang Minta Tak Ada Debat, TKN Jokowi: Justru 02 Takut Debat

Kesiapan Prabowo untuk debat itu ditunjukan Dahnil dengan keinginan Prabowo untuk menyampaikan visi misi secara langsung tanpa diwakilkan ke timses.

“Makanya, ketika ada agenda visi misi sebelum debat, beliau keberatan menggunakan ‘stuntman’ yakni Timses,” tukas mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah ini.

Dahnil juga mempertanyakan kebenaran ucapan Arya yang selama ini tidak pernah ikut rapat di KPU membahas soal Debat Capres.

Baca juga: Dituding TKN Jokowi Tidak Mau Debat, BPN Prabowo Balik Tantang Tak Bawa Contekan

“Bung Arya Sinulingga yang menyatakan Prabowo Sandi tidak mau berdebat justru tidak pernah hadir dalam pertemuan-pertemuan di KPU RI. Jadi kok bisa pernyataan tersebut muncul?” ujar Dahnil.

Sebelumnya diberitakan, Jubir TKN Jokowi-KH Ma’ruf, Arya Sinulingga yang gerah dengan tudingan BPN Prabowo-Sandi yang terus menggiring isu Jokowi takut menyampaikan visi misi, menyebut tim Prabowo-Sandiaga yang meminta ditiadakan debat.

“Kami sampaikan justru kubu 02 yang takut debat. Debat itu artinya dua arah, perdebatan, mereka (BPN Prabowo-Sandi, red) maunya hanya satu arah (pembacaan) visi-misi (saja),” ungkap Arya kepada awak media di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/1).

(ARif R)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

close