Berikut Data Lengkap 16 Korban Meninggal Akibat Pembunuhan Separatis Papua


JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua yang dibackup Tim DVI Mabes Polri berhasil melakukan identifikasi terhadap 16 jenazah korban pembunuhan oleh kelompok separatis bersenjata di Nduga, Papua.

Awalnya Polda Papua merilis 9 jenazah dengan identitas lengkap berdasarkan hasil identifikasi.

Selanjutnya Polda juga merilis 7 identitas jenazah yang telah diterbangkan dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Makassar dengan mengunakan pesawat Hercules.

Baca juga: [FOTO] Inilah 9 Pekerja Trans Papua Korban Separatis Papua Yang Berhasil Diidentifikasi

“Iya, seluruh 16 jenazah telah berhasil diidentifikasi. Dan pukul 15.00 WIT 14 jenazah diberangkatkan ke Makassar yang selanjutnya diterbangkan ke kampung halaman masing-masing, ” ujar Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol. Inf. Dax Sianturi, kepada SERUJI melalui pesan tertulis, Jumat (7/12).

Berikut data lengkap ke 16 korban yang berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Papua:

  1. M. Agus, laki-laki, Islam, 25 Tahun, tinggi 163 cm, Alamat lengkap Botong , Desa Bontomanal RT 020 RW 019 Kecamatan Bongaya Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.
  2. Jefri Simaremare, laki-laki, Kristen, tinggi badan 168 cm, alamat Tebing Tinggi Sumatra Utara.
  3. Alpianus, laki-laki, Kristen, Umur 25 tahun, tinggi badan 173 cm, alamat lengkap Kantun Poya Kepala Pitu Toraja Utara 91854.
  4. Yosafat, laki-laki, tinggi badan 162 cm, alamat Toraja.
  5. M. Fais, laki-laki, tinggi badan 156 cm, alamat Makasar.
  6. Carli Vatrino, laki-laki, Kristen, Umur 23 tahun, tinggi badan 164 cm, alamat lengkap Tambunan Sanggalangi Toraja Utara 91852.
  7. Yusran, laki-laki, Kristen, tinggi badan 167 cm, alamat Toraja.
  8. Aris Usi, laki-laki, Kristen, tinggi badan 162 cm, alamat Toraja.
  9. Agustinus K, laki-laki, Kristen, Umur 41 tahun, tinggi badan 170 cm, alamat lengkap Pangala, Kecamatan Rinding Allo Toraja Utara.
  10. Anugrah, laki-laki, 17 Tahun, Kristen, alamat Poya, Toraja.
  11. Emanuel, Laki-laki, 32 Tahun, Kristen, alamat jalan Sonbay RT/RW 006/002 Kel, Kefamenanu Tengah, kota Kefamenanu, kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  12. Daniel Karre, Laki-laki, 41 Tahun, Kristen, Alamat Pangalla, Kecamatan Rinding Allo Kabupaten Toraja Utara.
  13. Samuel Pakiding, Laki-laki, Alamat Bukit Sion Kelurahan Jahab Kabupaten Tenggarong, Kalimantan Timur.
  14. Efrandi Hatagaul, laki-laki, 27 Tahun Alamat Tebing Tinggi Sumatra Utara.
  15. Markus Allo, laki-laki, Alamat Toraja.
  16. Dino Kondo, laki-laki, Alamat Kelurahan Tampo, talunglipo, Toraja.

Sementara mengenai jumlah total korban pekerja jembatan PT. Istaka Karya yang sebelumnya diduga sebanyak 31 orang diralat PT. Istaka Karya. Hal itu disampaikan  Direktur PT. Istaka Karya Sigit Winanto dalam jumpa pers di Timika, Jumat (7/12).

“Karyawan kami tercatat sebanyak 27 orang, kemudian ada 1 karyawan merupakan staf pegawai Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XVIII Papua atas nama Efrandi Hotagaol. Jadi memang ada 28 karyawan yang melakukan pekerjaan pembangunan jembatan di ruas Mugi-Habema yang merupakan pembanguan jalan Trans Papua,” jelas Sigit. (Faisal N/Hrn)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anak Mudah Tersinggung dan Hilang Kontrol, Apa Yang Harus Dilakukan Ortu?

Anak saya pelajar, wanita, umur 15 tahun, sudah berjalan 2 bulan, berobat jalan di RJS Lawang, Malang. Tapi dia masih besar ketersinggungan, kesalah pahaman dalam menerima omongan dan perkataan orang lain.

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close