Aksi Seni di Sidang Penista Agama

Jakarta, Seruji.com — Sebanyak dua belas seniman lukis bertaraf nasional menggelar aksi lukis di ruas Jalan RM. Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan.

Aksi seni yang digelar oleh Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) ini mengiringi kegiatan sidang lanjutan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (17/1)

“Aksi ini sebagai apresiasi para seniman khususnya seni lukis atas tragedi Ahok menista agama”, terang Chavcay Syaifullah (40) selaku Ketua Departemen Seni dan Budaya Parmusi.

“Lebih universal lagi, aksi ini memberi kabar bahwa seniman tidak tinggal diam dalam menyikapi kasus yang sedang terjadi, terutama yang melanda umat Islam saat ini, khususnya di Jakarta,” lanjutnya.

Disampaikan pula bahwa lukisan yang sedang digarap saat ini akan dilelang dan hasilnya akan digunakan sebagai bagian untuk mengawal sidang penistaan agama hingga selesai.

Salah satu pelukis terlihat hampir menyelesaikan lukisannya. Tergambar dua bidak catur yang mewakili raja dan ratu. Di antara keduanya berserakan bidak pion bertumpuk dalam mangkuk. Satu pion sedang diangkat dengan sumpit.

“Raja dan ratu ini adalah gambaran dominasi Salibis dan Zionis yang sedang mencengkram rakyat Indonesia,” jelas Tanjung (45) sembari menggoreskan tarikan kuasnya.

“Pion yang sedang diangkat sumpit ini menggambarkan negeri Tirai Bambu yang sudah semakin gencar memecah belah dan mengambil keuntungan dari bangsa ini,” pungkasnya. (be)

Reporter : BE
Editor   : BE

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Makan Dikit, Perut Kok Buncit?