Rekapitulasi KPU Lampung Selesai: Kuasai 12 Wilayah, Jokowi Menang 59,33 Persen

BANDAR LAMPUNG, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung telah menyelesaikan rekapitulasi perhituangan suara Pemilu 2019, Ahad (12/50) dini hari.

Berdasarkan hasil rekapitulasi yang berlangsung di Ballroomn Hotel Novotel Bandar Lampung, pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin unggul dari pasangan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

Dari total suara sah yang berjumlah 4.809.284 suara, Jokowi-KH Ma’ruf meraup dukungan sebesar 59,33 persen atau sebanyak 2.853.585 suara. Sementara Prabowo-Sandiaga hanya berhasil meraih dukungan 1.955.699 suara (40,67%).

Jumlah surat suara yang digunakan untuk Pilpres 2019 di Provinsi Lampung sebanyak 4.809.284 dan kertas suara tidak sah mencapai 86.311 dari lima belas kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung.

Jokowi Menang di 12 Kabupaten/Kota, Prabowo Hanya Menang di 3 Kabupaten/Kota

Hasil rekapitulasi KPu Lampung untuk seluruh Kabupaten/Kota pada Pilpres 2019.

Pasangan yang diusung PDI Perjuangan, Golkar, PKB, NasDem, Hanura, PPP, PKPI, PSI, dan Perindo ini menguasai 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Sementara Prabowo-Sandiaga hanya berhasil menang di 3 Kabupaten/Kota, yakni; Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Utara, dan Kabupaten Tanggamus.

Suara terbanyak diraih Jokowi-KH Ma’ruf di Kabupaten Lampung Tengah dengan meraih 490.901 suara (67,06%), sementara Prabowo di wilayah ini hanya meraih dukungan 241.154 suara (32,94%).

Hasil rekapitulasi KPu Lampung untuk seluruh Kabupaten/Kota pada Pilpres 2019.

Persentase kemenangan terbesar diraih Jokowi-KH Ma’ruf di Kabupaten Mesuji, dengan meraup dukungan 71,60 persen warga Mesuji. Sementara Prabowo-Sandiaga hanya meraih 28,40 persen suara warga.

Berikut Tabel Rekapitulasi KPU Lampung untuk Pilpres 2019

NoKAB/KOTAJOKOWIPRABOWOTOTALJOKOWI (%)PRABOWO (%)
1Lampung Timur417.155179.831596.98669,88%30,12%
2Kota Metro52.12247.18499.30652,49%47,51%
3Waykanan143.456123.524266.98053,73%46,27%
4Pringsewu149.48192.344241.82561,81%38,19%
5Pesawaran155.496111.879267.37558,16%41,84%
6Tulang Bawang Baratu105.78959.982165.77163,82%36,18%
7Kota Bandar Lampung259.674296.741556.41546,67%53,33%
8Mesuji85.47133.906119.37771,60%28,40%
9Lampung Selatan374.955201.440576.39565,05%34,95%
10Tulang bawang152.26570.186222.45168,45%31,55%
11Lampung Barat101.24776.170177.41757,07%42,93%
12Lampung Tengah490.901241.154732.05567,06%32,94%
13Lampung Utara153.406203.515356.92142,98%57,02%
14Tanggamus165.654174.866340.52048,65%51,35%
15Pesisir Barat46.51342.97789.49051,98%48,02%
TOTAL2.853.5851.955.6994.809.28459,33%40,67%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.