Menang Telak di Ranah Minang, Prabowo Hanya Kalah di Kepulauan Mentawai dari Jokowi

PADANG, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatra Barat pada Ahad (12/5) malam, menyelesaikan proses rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019. Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang dengan dari pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Prabowo-Sandiaga berhasil meraih dukungan masyarakat Sumatera Barat yang dikenal juga sebagai Ranah Minang dengan angka yang sangat besar, yakni sebanyak 2.488.733 suara atau 85,92 persen dari suara sah yang berjumlah 2.896.494 suara.

Sementara Jokowi-KH Ma’ruf hanya meraih dukungan dari masyarakat Sumbar sebanyak 407.761 suara atau hanya 14,08 persen dari seluruh suara sah.

Hasil rekapitulasi Pilpres 2019 KPU Provinsi Sumatera Barat yang selesai Ahad (12/5/2019)

Pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, dan Berkarya ini hampir menyapu bersih seluruh Kabupaten/Kota di Sumatera Barat. Hanya 1 Kabupaten saja yang berhasil dimenangkan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Di Mentawai dengan jumlah suara sah sebanyak 50.327 suara, Jokowi-KH Ma’ruf mendapat dukungan sebanyak 41.116 suara (81,70%). Sementara Prabowo-Sandiaga mendapat dukungan sebanyak 9.211 suara (18,30%).

Kota Padang menjadi penyumbang suara terbesar bagi Prabowo-Sandiaga dengan memberikan dukungan sebanyak 406.698 suara, sementara Jokowi-KH Ma’ruf hanya meraih 63.491 suara.

Untuk persentase kemenangan terbesar, diraih Prabowo-Sandiaga di Kabupaten Pariaman dengan mengumpulkan 91,80 persen suara dari total suara sah yang berjumlah 51.242 suara. Di Kabupaten ini, Jokowi-KH Ma’ruf hanya meraih 4.200 suara.

Berikut Table Rekapitulasi KPU Sumbar Untuk Pilpres 2019;

NoKAB/KOTAJOKOWIPRABOWOTOTALJOKOWI (%)PRABOWO (%)
TOTAL407.7612.488.7332.896.49414,08%85,92%
1Sawahluno7.07731.34138.41818,42%81,58%
2Padang Panjang3.99327.64531.63812,62%87,38%
3Sijunjung15.705110.012125.71712,49%87,51%
4Dharmasraya38.77387.568126.34130,69%69,31%
5Pariaman4.20047.04251.2428,20%91,80%
6Padang Pariaman20.587193.899214.4869,60%90,40%
7Pesisir Selatan36.900230.042266.94213,82%86,18%
8Kep Mentawai41.1169.21150.32781,70%18,30%
9Tanah Datar22.273175.855198.12811,24%88,76%
10Agam25.520231.561257.0819,93%90,07%
11Solok17.865188.198206.0638,67%91,33%
12Bukittinggi7.89655.01162.90712,55%87,45%
13Kota Solok4.95535.61040.56512,21%87,79%
14Pasaman Barat34.418183.643218.06115,78%84,22%
15Padang63.491406.698470.18913,50%86,50%
16Payakumbuh9.56464.40873.97212,93%87,07%
17Lima Puluh Kota25.662185.265210.92712,17%87,83%
18Pasaman13.642146.717160.3598,51%91,49%
19Solok Selatan14.12479.00793.13115,17%84,83%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Isu Kuatkan Ekonomi Umat pun Disuarakan oleh TGB Zainul Majdi

Bagi dunia politik, apa beda politisi dengan pemimpin? Orientasi politisi adalah jabatan. Mereka hanya tamu di dunia politik karena datang dan pergi sesuai dengan menang atau kalah dalam pemilihan umum.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Tidak Takut Sendirian Jadi Oposisi, Begini Penjelasan Tegas PKS

Menanggapi pergerakan partai-partai yang selama Pilpres 2019 berkoalisi mendukung Prabowo berhadapan dengan Jokowi tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan mereka tidak bergeming dari posisinya yang ingin tetap jadi oposisi. Begini alasannya.

Dahnil Anzar: Gerindra Juga Siap Jadi Mitra Koalisi Presiden Jokowi

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.

Wanita Penyebar Video “Penggal Kepala Jokowi” Akan Divonis Siang Ini

Ina didakwa menyebarkan video yang kemudian viral berisi konten seorang pria berinisial HS mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.