Sambut Raja Salman, Seniman Pasuruan Buat Lukisan

Sambut Raja Salman, Seniman Pasuruan Buat Lukisan

PASURUAN – Seniman internasional asal Pasuruan , Jupri Abdullah, melukis sosok Raja Salman, penguasa Arab  Saudi. Dia mengatakan bahwa  lukisan tersebut  adalah bentuk apresiasinya kepada sang raja.

Saat ditemui di studionya di Jl Apolo Kejapanan, Gempol, Pasuruan Selasa (28/2), dia mengutarakan bahwa lukisan raja Arab Saudi tersebut karena raja sangat memuliakan seorang  seniman pelukis.

Jupri berharap kepada pemerintah daerah, baik tingkat kabupaten hingga pusat, untuk  bisa memperhatikan para seniman. “Lukisan yang saya buat ini bukan hanya dapat apresiasi tingkat nasional, bahkan internasional pun sudah  dikenal,” paparnya.

Bentuk lukisan yang dibuat menggambarkan sosok Raja Salman berukuran 3×4 cm yang kecil, dan yang besar ukuran 50×60 cm. Dia menjelaskan bahwa harga lukisan yang ia buat berkisar Rp 6 juta hingga ratusan juta. Namun Jupri  tidak bisa mematok harga besar jika kepala daerahnya sendiri yang memesan lukisan. Setidaknya, paling tinggi Rp 10 juta untuk daerah Jawa Timur.

Bahkan, gubernur Banten sendiri kalau pesan dia berani mematok harga Rp 50 juta. “Meskipun bukan gubernurku,” sambungnya.

Dia berharap pemerintah daerah perlu  memfasilitasi para seniman lukis, termasuk dirinya. “Sebab saya satu-satunya seniman di Pasuruan yang dikenal oleh dunia internasional,” pungkasnya.

EDITOR: Rizky

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.