Hasil Sementara Real Count KPU: Jokowi Unggul Telak di Jatim dengan 70,29 Persen Suara

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin unggul telak atas pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi di Provinsi Jawa Timur berdasarkan hasil sementara real count scan C1 KPU yang diunggah di situs pemilu2019.kpu.go.id, Ahad (21/4) pukul 02.21 WIB

Pantauan SERUJI, situs real count Pilpres 2019 milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) tersebut menampilkan jumlah data scan C1 yang sudah masuk dari 6.726 TPS dari seluruh TPS di Jawa Timur yang berjumlah 130.179 TPS.

Dari data yang sudah masuk sekitar 4,82 persen TPS tersebut, pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin berhasil mengumpulkan 847.086 suara atau sekitar 70,29 persen.

Sementara pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi baru mengumpulkan 258.020 suara atau sekitar 29,71 persen.

Hasil Sementara hitung C1 Pilpres 2019 untuk Provinsi Jatim, Ahad (21/4/2019) pukul 02.21 WIB, di situs KPU.

Hasil Sementara: Prabowo Hanya Unggul di 4 Kota/Kabupaten, Jokowi di 34 Kota/Kabupaten

Hasil Sementara hitung C1 Pilpres 2019 untuk Provinsi Jatim, Ahad (21/4/2019) pukul 02.21 WIB, di situs KPU.

Berdasarkan Kota/Kabupaten, terlihat dari hasil scan C1 yang telah masuk di sistem hitung KPU, pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf hampir menyapu bersih semua Kota/ Kabupaten di Jawa Timur dengan unggul di 34 Kota/Kabupaten. Sementara Prabowo-Sandi hanya mampu raih kemenangan di 4 Kota/Kabupaten.

Perolehan suara terbesar Jokowi-KH Ma’ruf ada di Kabupaten Blitar dengan 66.732 suara, berbanding Prabowo-Sandi yang baru peroleh 11.197 suara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.