Pengunjung Kecewa, Malioboro Coffee Night Kurang Tertata Rapi

0
56
Malioboro Coffee Night
Suasana Malioboro Coffee Night di Jalan Malioboro, Yogyakarta, 3/10/2017 (foto:ArifKF/SERUJI)

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Malam sudah semakin larut, jalan Malioboro semakin bertambah padat, khususnya di depan Malioboro Mall. Para pengunjung menyerbu stand-stand untuk mendapatkan kopi dengan berdesak-desakan.

Dalam rangkaian memperingati HUT Kota Yogyakarta ke-261, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengadakan acara Malioboro Coffe Night pada 2-3 Oktober 2017, dari pukul 22.00 – 07.00. Acara tersebut menyediakan berbagai jenis kopi dari seluruh daerah di Indonesia.

Kopi-kopi yang disajikan di jalan Malioboro tersebut dibagikan gratis untuk pengunjung. Paginya, sekitar pukul 05.00 ada pembagian gudeg gratis di tempat yang sama.

Seorang Pengunjung, Taufik (20) mengatakan, dirinya tertarik untuk menghadiri acara tersebut karena dirinya adalah pecinta kopi.

“Sering-seringlah diadakan kayak gini,” ujarnya saat ikut berebut untuk mengambil kopi di depan Malioboro Mall, Selasa (3/10) dini hari.

Dia menerangkan, dirinya ingin mengetahui rasa kopi dari berbagai kopi di Nusantara. Sehingga dapat lebih membedakan jenis-jenis kopi.

Namun melihat acara tersebut, Taufik mengeluh karena acaranya tidak tertata, sehingga orang-orang susah mengantri untuk mendapatkan kopi.

“Ini masih belum diatur, jadi mau ngantri juga susah. Paling tidak, ada antrian barisan sehingga tidak rebutan. Harus lebih ditata,” ujar Taufik.

Selain menyediakan kopi, acara Malioboro Coffee Night tersebut menghadirkan live musik dan games, sehingga tambah memeriahkan acara.

(ArifKF/Hrn)

Komentar

BACA JUGA

Ratusan Bangunan Warisan Budaya, Belum Dapat Rekomendasi Cagar Budaya

 KULON PROGO, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 300 bangunan warisan budaya yang tersebar di 12 kecamatan, di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum mendapat rekomendasi...

Gunakan Ijaazah Palsu, KPU Tak Loloskan Kandidat Petahana

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kandidat petahana dalam Pilkada Mimika yakni Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johanes Rettob, dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak...

Dua Pemukiman Terbakar Akibat Karhutla, Polisi Tindak Tegas Pelaku

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak...

Bawaslu: Kabupaten Badung Rawan Pelanggaran Pilkada Bali

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menyatakan Kabupaten Badung menjadi daerah yang paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada Bali 2018, dibandingan dengan delapan...

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Berlakukan Jam Malam Pelajar

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan jam malam kepada pelajar di daerah ini, untuk mencegah mereka melakukan tindakan...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...