Jelang Mudik Lebaran, Pemprov Jateng Percepat Perbaikan Jalan

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Dinas Bina Marga, Pekerjaan Umum, dan Cipta Karya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan percepatan perbaikan sejumlah ruas jalan menjelang arus mudik Lebaran 2018.

“Saat ini perbaikan jalan tingkat provinsi yang kami lakukan ada di 33 titik tersebar di sejumlah wilayah,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Bina Marga, Pekerjaan Umum, dan Cipta Karya Pemprov Jawa Tengah Hanung Triyono di Semarang, Selasa (15/5).

Dia menjelaskan pekerjaan perbaikan jalan milik provinsi itu akan bisa diselesaikan atau paling tidak berhenti sementara pada H-10 Lebaran dengan tujuan agar tidak mengganggu perjalanan para pemudik yang melintas di Jateng.

Ia mengungkapkan bahwa secara umum jalan yang ada di Provinsi Jateng sudah siap dilalui pemudik, baik jalan tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota di jalur utara, selatan, dan tengah.

“Ruas jalan sudah bisa dipastikan mampu dilalui para pemudik pada H-10 Lebaran sesuai fungsinya, termasuk jalan tol ruas Semarang-Batang dan Salatiga-Kartasura yang berstatus fungsional,” ujarnya.

Pada arus mudik Lebaran 2018, Hanung menyarankan para pemudik untuk tetap memakai jalan lama, meski banyak perbaikan seperti pelebaran dan pembangunan jembatan.

“Untuk titik-titik rawan macet tol, dapat terjadi di sejumlah ‘exit’ tol, seperti Krapyak, Salatiga, dan Boyolali. Diharapkan nantinya ada rekayasa lalu lintas untuk memecah kemacetan, dengan mengalihkan ke jalur alternatif,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

Reposisi Sekolah Demi Pendidikan

Menempatkan sekolah sebagai lembaga yang paling membentuk keterpelajaran seseorang adalah mitos dan tahayul, kalau tidak bisa disebut hoaks.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.