Rekapitulasi Sementara: Unggul Telak di Daerah Asal KH Ma’ruf, Prabowo Raih 67,14 Persen

SERANG, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten memulai rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara untuk tingkat Provinsi Banten pada Selasa (7/5) yang diadakan di aula Kantor KPU Provinsi Banteng di Serang, Banten.

Ketua KPU Banten, Wahyul Furqon menjelaskan bahwa rapat pleno rekapitulasi tetap dimulai walau ada tiga kabupaten/kota di Provinsi Banten yang belum menyelesaikan rekapitulasi.

Ketiga daerah yang belum menuntaskan rekapitulasi tingkat Kabupaten/Kota adalah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan yang masih melaksanakan pleno di daerah masing-masing.

Sementara daerah yang sudah menyelesaikan rekapitulasi adalah Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.


“Kegiatan rekapitulasi tingkat Kabupaten/Kota yang sudah dan sedang dlaksanakan itu menghasilkan 2 produk hukum, berita acara rekapitulasi dan SK Kabupaten/Kota tentang hasil perolehan suara. SK tersebut berdasarkan berita acara,” kata Wahyu saat membuka Rapat Pleno terbuka pnghitungan suara Pemilu tingkat Provinsi Banten, di Aula Kantor KPU Provinsi Banten, di Serang, Selasa (7/5).

Prabowo Unggul Telak 67,14 Persen, Tinggalkan Jokowi32,86 Persen

Hasil rekapitulasi 5 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, Selasa (7/5/2019).

Dari hasil pleno rekapitulasi KPU di lima Kabupaten/Kota di provinsi yang merupakan daerah asal dari cawapres pasangan nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin, diketahui pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga unggul telak dari pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

BACA JUGA:  Ingin Maju Sebagai Caleg Tapi Ijazah Hilang, Ini Ketentuannya

Prabowo-Sandiaga memperoleh dukungan warga di 5 Kabupaten/Kota tersebut sebanyak 2.027.171 suara atau sebesar 67,14 persen dari total suara sah. Sementara pasangan Jokowi-KH Ma’ruf hanya meraih dukungan 992.079 suara (32,86%).

Prabowo Unggul Telak di Seluruh Kabupaten/Kota di Atas 60 Persen

Hasil rekapitulasi 5 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, Selasa (7/5/2019).

Pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, dan Berkarya ini unggul telak di 5 Kabupaten/Kota yang telah selesai rekapitulasi ini. Keunggulan Prabowo-Sandiaga diatas 60 persen. Bahkan untuk Kabupaten Serang, Prabowo-Sandiaga berhasil raih dukungan 70,25 persen.

Hasil rekapitulasi 5 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, Selasa (7/5/2019).

Perolehan suara terbesar untuk Prabowo-Sandiaga diraih di Kabupaten Serang sebanyak 649.982 suara. Sementara Jokowi-KH Ma’ruf hanya berhasil mendapat dukungan 275.251 suara.

Berikut Tabel Rekapitulasi Sementara Kabupaten/Kota di Banten;

NoKAB/KOTAJOKOWIPRABOWOTOTALJOKOWI (%)PRABOWO (%)
TOTAL992.0792.027.1713.019.25032,86%67,14%
1Pandeglang263.523443.323706.84637,28%62,72%
2Kota Serang116.702266.505383.20730,45%69,55%
3Serang275.251649.982925.23329,75%70,25%
4Lebak260.148489.793749.94134,69%65,31%
5Cilegon76.455177.568254.02330,10%69,90%

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Serangan Jantung, Tidak Hanya Disebabkan Oleh Kolesterol

Kolesterol yang tinggi memang penting sebagai faktor risiko, penyebab serangan jantung, tapi perlu diketahui bahwa kolesterol tidak berdiri sendiri, ada faktor risiko lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi