Polisi Mulai Bubarkan Massa Aksi Damai di Gedung Bawaslu RI


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Polisi mulai membubarkan massa aksi protes damai yang telah melakukan orasi sejak pukul 14.00 hingga saat ini pukul 20.15 WIB.

Sebelumnya massa aksi telah berbuka puasa, sholat Tarawih, dan doa bersama di jalan M.H Thamrin, tepatnya di depan Sarinah. Perjanjian aksi yang diberlakukan hanya sampai waktu berbuka puasa, namun hingga pada pukul 20.17 WIB, massa masih berkumpul dan belum tampak meninggalkan kerumunan.

Lebih lanjut, aparat keamanan yang tadinya hanya ratusan, kini berjumlah ribuan pun bersiap melakukan antisipasi. Mereka mulai tampak mengeluarkan perlengkapan huru-hara.

Mobil pengurai massa (Raisa), satu unit mobil baracuda, satu unit water canon pun turut dikeluarkan mendekati massa untuk menghalau massa yang tetap memaksa melanjutkan aksi.

Setelah negosiasi panjang antara Kapolres Jakarta Pusat dengan massa aksi, hingga pukul 20.39 WIB massa masih belum meninggalkan kerumunan.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ruang Publik yang Manusiawi bersama Pancasila

Indeks dalam konteks ini telah berhasil mengucapkan sayonara pada ide sekularisme.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close