close

Penghitungan Suara Tingkat Kecamatan di DKI Jakarta Berpotensi Tidak Selesai 17 Hari

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Proses rekapitulasi suara hitung hasil Pemilu 2019 tingkat kecamatan di wilayah DKI Jakarta berpotensi tidak selesai dalam 17 hari sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU Nomor 7/2019, yakni dari 18 April sampai 4 Mei.

Anggota KPU DKI Jakarta, Nurdin, di Jakarta, Jumat (26/4), mengatakan, hingga saat ini rekap suara di seluruh kecamatan rata-rata berkisar antara 40 hingga 50 persen.

“Berpotensi tidak selesai 17 hari, bisa jadi,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, hasil perhitungan KPU DKI Jakarta satu hari baru selesai rekap tujuh sampai delapan TPS. Sementara simulasi KPU RI satu jam bisa satu TPS sehingga dalam waktu 10 jam bisa selesai 10 TPS.


Hingga saat ini proses rekap kecamatan baru selesai 40 sampai 50 persen. Hanya di Kepulauan Seribu telah selesai sampai 90 persen.

Untuk mengantisipasi potensi tertunda tersebut, KPU DKI Jakarta telah berkirim surat kepada KPU RI meminta petunjuk untuk langkah selanjutnya. Ada dua alternatif yang diusulkan oleh komisioner, yakni menambah jumlah paralel di kecamatan atau menambah hari penghitungan.

Dalam Peraturan KPU Nomor 7/2019 diatur masa rekap tingkat kecamatan selama 17 hari terhitung dari 18 April 2019 hingga 4 Mei 2019. Tersisa waktu delapan hari bagi petugas PKK untuk menuntaskan rekap sampai 4 Mei 2019.

Nurdin mengatakan ada beberapa kendala yang dihadapi selain kendala teknis terkait akurasi data yang diterima oleh PPK dari PPS, terjadi perbedaan antara formulir C1 plano dengan salinan, juga karena banyaknya jumlah TPS di sejumlah kecamatan di DKI Jakarta.

Dia mengatakan ada dua kecamatan, yakni Cengkareng (Jakarta Barat) dan Cakung (Jakarta Timur) yang memiliki TPS dengan jumlah terbanyak, yakni 1.400 TPS dari 29.063 TPS se-DKI Jakarta. Jika dibandingkan dengan wilayah lain, rata-rata punya sekitar 500-600 TPS dalam satu kecamatan.

“Di wilayah lain satu kecamatan itu paling tinggi cuma 500 TPS,” katanya.

Nurdin mengatakan banyak data yang harus dibongkar di tingkat kecamatan yang menyebabkan proses rekap berjalan lambat. Data dibongkar ini karena ada kendala kesalahan tulis.

“Misalnya terjadi perbedaan antara C1 plano dengan salinan. Saya kira tidak ada faktor sengaja,” kata Nurdin.

Sumber:Ant

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Tidak Terjadi Kebakaran di Gedung Bawaslu RI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Pengawas Pemilu Abhan mengonfirmasi tidak...

188 Korban Aksi 22 Mei Dirawat di RS Budi Kemuliaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rumah Sakit Budi Kemuliaan di Jakarta...

Kronologis Penyerangan Aparat Terhadap Tim Medis Dompet Dhuafa

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tim Medis Dompet Dhuafa mengalami perlakuan...

Usai Kericuhan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Jakarta Tetap Kondusif

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot...

Kerusuhan Pascapengumuman Pilpres, Ganjar Pranowo Sebut Ada Provokator

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyebut...

Jenazah Ustadz Arifin Dishalatkan di Masjid Al-Munawar Malaysia

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Jenazah pendakwah dan Pimpinan Majelis...

TERPOPULER

Polisi Curiga Massa Yang Rusuh Malam Hari di Bawaslu, Bukan Massa Aksi Damai Sebelumnya

Menurut Kapolres massa aksi yang dibubarkan tidak berperangai sama dengan massa yang sejak sore berdemo. Massa aksi pendemo di depan Gedung Bawaslu sempat membubarkan diri dengan tertib sekira pukul 20.30 WIB.

Polisi Bersama Ulama FPI Halau Massa Perusuh Yang Terbukti dari Luar Petamburan

"Perusuh ini bukan dari Jakarta dan bukan dari Petamburan, dari pagi tadi kami bersama tokoh-tokoh FPI, juga kami dibantu para ulama untuk menghalau mereka," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Hariyadi

Personel TNI Berbagi Makanan Berbuka Puasa dengan Peserta Aksi di Bawaslu

Aksi simpatik itu menuai simpati dari para peserta aksi. "Masya Allah, hidup TNI," ujar seorang peserta aksi seraya tersenyum haru.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Rizal Ramli Melepas Seribuan Massa Aksi 22 Mei Menuju Bawaslu

Mantan Menteri Koordinator Perekonomian RI Rizal Ramli melepas seribu lebih peserta Aksi 22 Mei yang tergabung dalam Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) di Rumah Perjuangan Rakyat, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (22/5) siang.