Masyarakat Diimbau Sampaikan Aspirasi Harus Sesuai Aturan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, mengimbau kepada masyarakat agar menyampaikan aspirasi dan pendapat sesuai dengan aturan yang telah ditentukan.

“Kita sudah tahu ada aturan-aturan yang ada, jadi silahkan menyampaikan aspirasi tapi bukan dengan cara yang bebas sebebas-bebasnya,” katanya saat meninjau situasi di depan Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (23/5).

Gatot mengatakan bahwa menyampaikan pendapat adalah hak setiap orang namun bukan melalui tindakan anarkis.

“Itu adalah tindakan yang tidak dibenarkan oleh undang-undang karena semuanya memiliki sanksi hukum,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa pada Rabu malam (22/5), Prabowo Subianto juga telah menyampaikan imbauannya bagi para masyarakat yang ingin melakukan aksi.

“Beliau mengatakan menyampaikan aspirasi silahkan tapi sampaikan dengan damai,” katanya.

Selain itu, kata Gatot, Prabowo juga sudah menyarankan masyarakat untuk tidak kembali datang ke Gedung Bawaslu RI untuk melaksanakan unjuk rasa.

“Tadi malam Beliau juga sudah mengimbau supaya massa sudah tidak datang lagi dan kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Gatot berharap masyarakat Indonesia tetap bisa bersatu pasca pemilu 2019 meskipun ada berbagai perbedaan yang terjadi.

“Pemilu itu ada perbedaan-perbedaan tapi mari kita bersatu kembali untuk membangun bangsa ini,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Adil dan Beradab

Mempertentangkan syariat Islam dengan Pancasila adalah ahistoris dan tidak logis. Apalagi, faktanya, syariat Islam memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Muslim Indonesia.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER