KPU Donggala Upayakan Santunan Sekitar Rp30 Juta Kepada Keluarga Ketua KPPS

DONGGALA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mengupayakan santunan kurang lebih senilai Rp30 Juta untuk salah seorang Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Tambu Kecamatan Balaesang, Alm. Arif.

Arif dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (14/5) dini hari sekitar pukul 00.15 WITA. Ia meninggal dalam perjalan dari Desa Tambu ke salah satu rumah sakit di Kota Palu.

“Sebagaimana surat edaran KPU, maka santunan akan di berikan kurang lebih sekitar di atas Rp30 Juta,” ucap Ketua KPU Donggala, Unggul, Selasa (14/5).

Saat ini, KPU Donggala tengah memproses berkas ahli waris agar bisa mendapat santunan duka kategori meninggal dunia.

Unggul mengaku mendapat kabar dari pihak keluarga korban bahwa Arif yang bertugas sebagai Ketua KPPS pada Pemilu 2019 di salah satu TPS di Desa Tambu, telah meninggal dunia pada Selasa (14/5) dini hari sekitar pukul 00.15 WITA.

“Iya, sesuai dengan kabar yang saya terima di sebutkan bahwa Ketua KPPS di Desa Tambu Kecamatan Balaesang meninggal dunia sekitar jam 12.15 malam ini (Selasa dini hari). Kejadian meninggal di perjalanan saat di rujuk ke rumah sakit di Palu dan sekarang ada di Puskesmas Batusuya,” ujar Unggul.

Arif sempat di larikan atau dirujuk ke salah satu rumah sakit yang ada di Kota Palu dari Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala. Namun, dalam perjalanan menuju Kota Palu, Arif menghembuskan nafas terakhir dan akhirnya di rawat di Puskesmas Desa Batusuya Kecamatan Sindue.

Arif berusia 46 tahun, beragama Islam. Kesehariannya ia sebagai seorang wiraswasta. Arif di kabarkan mengalami kelelahan dalam melaksanakan tugas sebagai Ketua KPPS.

Rabu, 17 April 2019 sekitar pukul 15.30 WITA, Arif mulai kritis dan kejadian itu di lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dimana ia bertugas. Saat itu, Arif langsung di bawa ke rumahnya. Arif meninggalkan lima orang keluarga terdiri dari istri dan empat anak.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi