Dinilai Sulit, Pelatih Persija Senang Timnya Memenangi Laga Lawan PSS Sleman

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Pelatih klub Persija Jakarta, Julio Banuelos, merasa senang timnya dapat memenangi laga yang dinilainya sulit kontra PSS Sleman dengan skor 1-0 dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (3/7).

“Dari awal kami sudah menyadari PSS ini tim yang sulit dikalahkan. Sebelum melawan kami, mereka belum pernah takluk di liga musim ini,” ujar Banuelos usai pertandingan.

Pelatih asal Spanyol tersebut menganggap skuatnya bermain baik terutama di babak pertama, di mana mereka mencetak gol kemenangan melalui Marko Simic di menit ke-25.

Sementara di paruh kedua, Banuelos mengakui permainan Persija mengalami penurunan. Iamengatakan, hal itu terjadi karena pemainnya kelelahan.


Tim berjuluk Macan Kemayoran baru menjalani leg pertama semifinal Piala Indonesia 2018-2019 melawan Borneo FC, Sabtu (29/6). Praktis Persija hanya memiliki tiga hari penuh untuk mempersiapkan diri.

BACA JUGA:  SUGBK Rusak, Ini Tanggapan Panitia Piala Presiden

“Waktu sangat mepet. Namun, kami akan mencoba agar penurunan permainan di babak kedua tidak terjadi lagi di pertandingan selanjutnya,” tutur Banuelos.

Gelandang serang Persija Bruno Matos juga bersyukur skuatnya berhasil melewati pertandingan melawan Borneo dengan meraup tiga poin.

Kunci kemenangan Persija, lanjut Bruno, adalah bermain disiplin sesuai dengan instruksi pelatih.

“Para pemain sudah bekerja keras dan menjalankan instruksi pelatih. Kami bersyukur bisa menang di laga perdana,” katanya.

Persija mencatatkan kemenangan perdananya di Liga 1 Indonesia 2019 usai menaklukkan PSS Sleman dengan skor 1-0 dalam laga yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (3/7).

Satu-satunya gol dalam pertandingan kandang pertama Persija di musim terkini tersebut dibuat oleh Marko Simic di menit ke-25, memanfaatkan ‘assist’ dari Bruno Matos.

Sumber:Ant

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi