Timnas Indonesia Menang Telak 9-0 Atas Filipina

JAKARTA – Tim nasional U-19 Indonesia mengalahkan Filipina dengan skor telak 9-0 pada pertandingan keduanya di Grup B Piala AFF U-18 2017 di Yangon, Myanmar, Kamis (7/9).

Dipantau dari laman resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), kesembilan gol Indonesia dibuat Feby Eka Putra (menit ke-5, 67′, 87′), Egy Maulana Vikri (menit ke-21 dan 37′, penalti), Muhammad Iqbal (25′ dan 39′), Muhammad Rafli Mursalim (90′, penalti) dan Resky Fandy Witriawan (90’+2′).

Dalam laga yang digelar di Stadion Thuwunna, Yangon, timnas U-19 Indonesia asuhan pelatih Indra Sjafri tampil menekan sejak menit pertama.

Indra sendiri menurunkan sejak awal pemain-pemain yang pada laga perdana kontra Myanmar menjadi cadangan yaitu Asnawi Mangkualam Bahar, Samuel Christianson Simanjuntak dan Syahrian Abimanyu.

Hasilnya, Feby Eka Putra bisa mencetak gol cepat untuk timnas U-19 melalui tendangan jarak jauh pada menit kedelapan.

Gol itu semakin membakar semangat timnas U-19 dan terus menggempur Filipina. Pada menit ke-21, gol kedua pun datang melalui Egy Maulana yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Filipina.

Empat menit setelah itu, Muhammad Iqbal sukses menambah skor setelah sukses mengubah umpan silang Feby Eka Putra dari sisi kiri serangan menjadi gol ketiga Indonesia.

Timnas U-19 sempat mendapatkan peluang menjauhkan jarak karena mendapatkan tendangan penalti di menit ke-30. Namun, sepakan Asnawi Mangkualam berhasil diantisipasi dengan baik oleh kiper Filipina.

Kesempatan kedua lewat tendangan penalti didapatkan tim Garuda Nusantara pada menit ke-37. Kali ini, Egy Maulana menjadi algojo dan berhasil melesakkan gol keduanya di laga sekaligus gol keempat sepanjang kompetisi.

Indonesia menutup babak pertama dengan skor 5-0 setelah Muhammad Iqbal melesakkan bola dengan mulus ke gawang Filipina via tendangan bebas pada menit ke-39.

Alih-alih menurunkan serangan setelah unggul lima gol, Indonesia justru terus menjaga konsistensi tekanan. Dampaknya, gol kembali tercipta di menit ke-67 melalui tendangan menyilang Febry Eka dari dalam kotak penalti. Febry kemudian membuat “hattrick” setelah menorehkan gol lagi di menit ke-87.

Unggul 7-0, Garuda Nusantara menambah dua gol lagi akhir laga melalui tendangan penalti Muhammad Rafly pada menit ke-90 dan pemain yang baru masuk di babak kedua menggantikan Asnawi Mangkualam, Resky Fandy Witriawan di menit ke-90+2.

Kemenangan 9-0 ini membuat Indonesia untuk sementara memimpin Grup B Piala AFF U-18 2017 dengan enam poin dari dua laga. Sebelumnya, timnas U-19 mampu menaklukkan tuan rumah Myanmar dengan skor 2-1.

Pada laga berikutnya, tim nasional U-19 Indonesia akan bertanding melawan Vietnam yang di laga perdananya, Kamis (7/9), menaklukkan Brunei Darussalam dengan skor 8-1. (Ant/SU02)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Nasionalisme Kita: Rizal Ramli, Tak berkompromi Dengan Urusan Harga Diri Bangsa

Saat ini Rizal mempersoalkan isu Freeport, kenapa kita beli? kan itu punya kita sendiri setelah berakhir kontrak dua tahun lagi? Lalu orang-orang yang tidak suka pikiran Rizal atau merasa professor pintar atau merasa Rizal oposisi yang iri sama Jokowi, mengolok-olok Rizal sebagai goblok atau pengkhianat atau iri dan dengki atau tidak faham, dan lain sebagainya.

Tragedi Lion Air JT-610: Momentum Peningkatan Kesadaran Hukum Keselamatan Penerbangan

Hasil penelitian penyebab kecelakaan penerbangan yang dilakukan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) hanya merupakan masukan secara tertutup kepada Pemerintah sebagai bahan evaluasi untuk pencegahan antisipasi agar tidak terulang lagi penyebab kecelakaan yang sama.

5 Gili Paling Indah di Lombok Selain Gili Trawangan

Lombok enggak melulu soal Gili Trawangan karena ada gili-gili lainnya yang enggak kalah menarik untuk dikunjungi.

Orang Lebih Suka Cari Rumah Saat Sedang Bekerja

Berdasarkan traffic pengunjung portal properti Lamudi.co.id, ternyata waktu favorit masyarakat mencari rumah adalah saat di hari kerja, yakni pada hari Selasa hingga Kamis mulai pukul 10.00 pagi sampai 14.00 siang.

Nilai Nadiem Belum Layak Jadi Menteri, Driver Online: Lebih Baik Fokus Besarkan Gojek

Rahmat menilai, Nadiem belum layak menjadi menteri. Contoh skala kecil saja, dalam menjalankan bisnisnya di Gojek, Nadiem belum mampu mensejahterakan mitra nya, para driver online, baik yang roda dua maupun roda empat.

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Demokrasi di Minangkabau