Tabligh Akbar di Garut Untuk Mempersatukan Umat

0
153
Tabligh Akbar Garut
Ribuan Muslim dari berbagai daerah di Indonesia menghadiri tabligh akbar yang menampilkan sejumlah ulama di Lapangan Kerkof, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu, 11/11/2017. (Foto: Istimewa)

GARUT, SERUJI.CO.ID – Ketua Panitia II Tabligh Akbar Garut Bumi Persatuan Islam, Yusuf menyampaikan, kegiatan tabligh akbar yang menghadirkan ulama dan penceramah ternama KH Bachtiar Nasir di Lapangan Kerkof, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (11/11), sebagai upaya untuk memperkuat dan mempersatukan umat Islam.

“Diharapkan pesan-pesan dakwah yang disampaikan menjadi perekat persatuan umat Islam untuk negeri ini,” kata Yusuf di sela-sela acara tabligh akbar, Sabtu (11/11) siang.

Ia menuturkan, kegiatan islami itu persiapannya cukup singkat yang tadinya akan digelar secara sederhana, ternyata menjadi perhatian banyak umat dari berbagai daerah.

Jamaah yang hadir dalam acara tersebut, kata dia, selain dari berbagai daerah di Garut, ada juga dari Aceh, Bangka Belitung, Solo, yang antusias menghadiri tablig akbar.

“Yang hadir dari seluruh Indonesia ada, ini berkat informasi yang disebarkan melalui media, baik itu elektronik, cetak dan media sosial, saya ucapkan terima kasih telah menginformasikan,” katanya.

Ia menyampaikan, kegiatan tersebut mendapatkan banyak dukungan dari berbagai organisasi Islam sehingga tabligh akbar berlangsung sukses.

Ia berharap, tabligh akbar tersebut menjadi momentum berkumpulnya umat Islam dan menyatukan tekad menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Terima kasih pada saudara kita yang mensupport bisa berkumpul bersatu, karena Islam bisa bersatu untuk negara Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, acara tersebut terbuka bagi seluruh organisasi Islam, meskipun sebelum pelaksanaan sempat terjadi penolakan oleh kelompok tertentu karena menghadirkan Ustad Bachtiar Nasir.

“Kelompok lain gak masalah tokoh-tokoh NU juga banyak, Muhammadiyah, Persis, acara ini tidak melihat golongan dan kelompok,” katanya. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Jiwa Seni Puti Guntur

Bertemu Seniman, Puti Soekarno Berkisah Tentang Jiwa Seni Kakek dan Keluarganya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut dua, Puti Guntur Soekarno bertemu dengan kalangan seniman yang tergabung Forum Masyarakat Seni Indonesia (Formasi)...
Relawan Gus Ipul

60 Kelompok Relawan Siap Menangkan Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 60 kelompok relawan pendukung calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur siap memenangkan paslon tersebut di kontestasi Pilgub 2018. Para...
Mediator kesehatan

Mediator Kesehatan Diharapkan Mampu Memediasi Perselisihan di Bidang Kesehatan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya bersama Jimly School of Law and Goverment berupaya mengembangkan profesi mediator kesehatan. "Ini dinilai penting sebagai upaya...
buku Boko Haram

Bedah Buku Boko Haram: Indonesia Harus Belajar Pengalaman Nigeria

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Centre For Statecraft and Citizenship Studies (CSCS) Universitas Airlangga, Rosdiansyah menangkap pesan utama dari buku “BOKO HARAM: The History of...
persiba

Persiba Gagal Bendung Ketangguhan Sriwijaya FC

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Tuan rumah Persiba Balikpapan gagal membendung ketangguhan Sriwijaya FC dan menyerah 0-1 pada pertandingan babak penyisihan Grup B turnamen Piala Gubernur Kalimantan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...