Perkenalkan, Ini Boeing 787-10 Dreamliner Terbaru

CHARLESTON – “Tidak ada pesta sehebat pesta peluncuran pesawat baru,” begitu komentar C-net tentang Boeing yang memperkenalkan pesawat komersial terbaru 787-10 pada Jumat (17/2) waktu setempat.

Acara peluncuran berjuluk The Rollout ini dilaksanakan di pabrik Boeing di Charleston, negara bagian South Carolina, yang didirikan lebih dari tiga tahun lalu. Pabrik ini kembangan dari pabrik utama Boeing di Seattle, negara bagian Washington.

Acara peluncuran dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Gubernur South Carolina Henry McMaster. Ribuan karyawan pabrik dan sejumlah undangan lain menyambut lahirnya pesawat baru.

Pesawat jenis 787-10 ini versi ketiga dari Boeing 787 Dreamliner yang telah melayani penumpang terbang sejak 2011. Seperti kakak-kakaknya, jenis 787-10 ini terbuat dari material komposit. Namun, ciri lainnya ia lebih efisien bahan bakar, hidung lebih tumpul, dan sayapnya menyapu lebih tajam. Pesawat baru ini juga lebih panjang 5,5 meter daripada jenis 787-9, dapat membawa 40 penumpang lebih banyak dalam konfigurasi khas, dan mengangkut kargo 15 persen lebih banyak.

Dalam pernyataan resmi, Boeing mengungkapkan, “Pesawat 787-10 akan menjalani penerbangan pertama dalam beberapa minggu mendatang, dengan pengiriman dimulai tahun depan. Ada sembilan maskapai penerbangan, termasuk United Airlines, British Airways dan pelanggan tetap Singapore Airlines, telah memesan 149 pesawat.”

Pesawat ini bahannya dari berbagai pemasok di seluruh dunia. Namun, perakitan akhir 787-10 akan berlangsung eksklusif di Charleston. Ini akan menjadi pesawat komersial pertama yang akan diproduksi di luar home base bersejarah Boeing di Seattle.

EDITOR; Omar Ballaz

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

“Duit Ostrali”

Najmul Akhyar

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER