Vape Bisa Jadi Alternatif Penyembuhan Kecanduan Rokok

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Koalisi Indonesia Bebas Tar (KABAR) menyatakan Rokok elektrik atau Vape dinilai dapat menjadi suatu alternatif penyembuhan untuk mengurangi kecanduan atau ketergantungan terhadap rokok konvesional.

Ketua KABAR, Amaliya, mengatakan hal tersebut dalam diskusi publik bertajuk “Produk Tembakau Alternatif dalam Perspektif Kesehatan”, yang bekerja sama dengan Academic Leadership Grant (ALG) Universitas Padjadjaran di Fakultas Kedokteran Gigi Unpad pada Rabu (23/5).

“Mengurangi risiko kesehatan dari konsumsi rokok melalui konsep harm reduction (pengurangan risiko) dengan cara berganti pada produk tembakau alternatif,” ujar Amaliya kepada wartawan.

Menurutnya, berdasarkan penelitian yang dilakukan di sisi rongga mulut tepatnya di pipi bagian dalam menunjukan adanya perubahan atau ketidakstabilan sel dari perokok tembakau. Ketidakstabilan sel ini menjadi indikasi potensi terjadinya kanker mulut.

Sementara untuk perokok elektrik memperlihatkan tidak adanya perubahan ketidakstabilan sel. Hal tersebut juga serupa seperti ditunjukan oleh bukan perokok.

“Sehingga bisa kami ambil kesimpulan pengguna rokok elektrik tidak mengalami ketidakstabilan sel yang dialami oleh tembaka,” kata dia.

Di sisi bahan yang digunakan, liquid atau cairan vape, dinilai tidak begitu berbahaya bagi kesehatan. Sejak cairan diuapkan atau dipanaskan oleh Mod atau alat vape, hanya terjadi lima perubahan zat racun. Sementara tembakau, setelah dibakar menghasilkan 400 racun.

“Tapi memang untuk rokok elektrik masih dalam ambang batas sebagai kontaminan di banding rokok tembakau. Rokok tembakau menghasilkan 400 racun jauh sekali di banding zat dari vape yang hanya 5-10 zat.

Salah satu zat yang dihasilkan dari pembakaran rokok adalah tar, yang juga dapat ditemui pada asap pembakaran kayu, sampah, batu bara atau asap dari knalpot kendaraan bermotor.

Sementara itu, rokok elektrik atau vape, tidak menghasilkan asap seperti rokok biasa, melainkan uap, sehingga tidak menghasilkan tar.

“Tapi tetap keputusan terbaik agar tidak terkena penyakit akibat rokok adalah dengan berhenti secara total,” katanya.

Meski dinilai lebih aman dibanding rokok tembakau, ia juga menekankan perlu adanya regulasi bagi vape agar tidak menambah jumlah orang yang tertarik merokok karena vape, bukannya menurunkan jumlah perokok aktif yang beralih ke vape demi mengurangi rokok dan menurunkan risiko kesehatan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Pemimpin Belum Lulus

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER