Ingat, 11 Desember ORI Diphteri di Tiga Propinsi Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Merebaknya kasus diphteri di 20 propinsi di Indonesia membutuhkan penanganan yang cepat agar penularannya bisa dihentikan. Dirjen pencegahan dan pengendalian penyakit Kemenkes RI pada Senin, 11 Desember 2017 mendatang menyetujui diadakannya Ori diphteri di 3 propinisi yaitu, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Dipilihnya 3 propinsi tersebut selain karena kasusnya tergolong banyak juga berdasarkan pertimbangan potensi transmisi penyakit menular masih tinggi. Sebab tiga propinsi tersebut jumlah penduduknya dengan tingkat mobibilisasi yang tinggi.

Sedangkan propinsi jawa Timur yang merupakan penyumbang kasus dan kematian tertinggi akibat penyakit diphteri tidak diikutka program ORI kali ini, sebab Jatim sudah dilakukan ORI terlebih dahulu.

ORI adalah singkatan dari Outbreak Response Iminization, yaitu sebuah program pencegahan melalui imunisasi sebagai respon atas kejadian luar biasa pada suatu penyakit agar penularan penyakit segera bisa dihentikan.

ORI diphteri akan dilaksanakan sebanyak 3 putaran dengan sasaran anak usia 1 – <19 tahun 0-1-6 bulan, dengan ketentuan pemberian vaksin adalah

  • DPT-HB-Hib untuk anak usia 1 tahun sampai dengan < 5 tahun
  • DT untuk anak usia 5 tahun sampai dengan < 7 tahun
  • Td untuk anak usia 7 tahun sampai dengan < 19 tahun

Diphteri merupakan penyakit infeksi yang mudah menular lewat udara saat bersin, batuk, atau sentuhan dan dapat menyebabkan kematian. Gejala awalnya mirip  penyakit flu seperti demam, nafsu makan turun, lesu, nyeri tenggorokan/nyeri saat menelan, ingus kuning kehijauan dan dapat disertai darah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi