Delapan Orang Tewas akibat Leptospirosis di Pacitan

PACITAN – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan Rachmad Dwiyanto mengatakan, lepstospirosis kini sudah merambah di lima kecamatan. “Selain Tulakan dan Ngadirojo, juga Kecamatan Punung, Arjosari, serta Kebonagung dengan total korban 23 orang. Delapan di antaranya meninggal dunia,” katanya, Kamis (2/3).

Terkait persoalan tersebut, mantan kepala Dispendukcapil itu menegaskan, Dinkes sudah melayangkan surat ke semua kecamatan untuk melakukan sosialisasi ke semua desa terkait ancaman leptospirosis. Pihaknya juga merekomendasikan adanya gerakan gropyokan tikus secara serentak.

Namun sekali lagi, kata kadinkes, sebagaimana standar operasional prosedurnya (SOP) masyarakat yang terjun ke sawah untuk membasmi tikus, diimbau agar menggunakan alat pelindung diri (APD). Seperti sepatu dan kaos tangan. Bila sangat perlu tangan harus dibungkus dengan plastik. Hal tersebut diharapkan agar warga yang ikut dalam gerakan gropyokan tikus tidak terinfeksi bakteri mematikan tersebut.

Lebih lanjut pejabat eselon II B itu mengungkapkan, masyarakat diimbau waspada ketika mengalami demam tinggi dan berlangsung beberapa hari.

“Jangan dianggap hal tersebut sebagai gejala flu pada umumnya. Disarankan, agar secepatnya datang ke puskesmas terdekat guna dilakukan pemeriksaan dokter,” tegasnya.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy