Pawai Akbar Kepulangan, Pasukan Israel Tewaskan Seorang Perempuan dan Lukai 25 Orang

GAZA, SERUJI.CO.ID – Seorang perempuan Palestina tewas dan sedikitnya 25 orang cedera, termasuk seorang wartawan dan seorang petugas paramedis, akibat peluru logam berlapis karet yang ditembakkan tentara Yahudi pada Jumat (11/1).

“Saat itu, pasukan Israel menyerang orang Paleatina yang ikut dalam Pawai Akbar Kepulangan, protes yang diselenggarakan di perbatasan Jalur Gaza,” kata Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza, Sabtu (12/1).

Kantor Berita Palestina WAFA melaporkan, Sabtu (12/1), pasukan Israel juga menembakkan peluru aktif dan peluru logam yang berlapis karet ke pemrotes yang berkumpul di banyak tempat di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel.

Seorang perempuan Palestina meninggal akibat diterjang peluru di kepalanya sementara 14 orang lagi cedera. Perempuan itu diidentifikasi sebagai Amal Mustafa Taramsi (43).

Baca juga: Tentara Israel Lancarkan Serangan di Ramallah dan Al-Bireh

Sebagian orang yang cedera dipindahkan ke rumah sakit dan yang lain dirawat di rumah sakit lapangan.

Lebih dari 205 orang Palestina telah tewas dan lebih dari 22.000 orang lagi cedera oleh pasukan Israel sejak protes Pawai Akbar Kepulangan digelar di perbatasan Jalur Gaza pada 30 Maret 2018.

Sebagian besar korban meninggal pada 14 Mei 2018, ketika pasukan Israel menyerang pemrotes Palestina yang menggelar peringatan ke-70 pendudukan Israel atas Palestina, yang di tempat lain dinamakan Nakba 1948, dan selanjutnya pembersihan setengah juta pengungsi Palestina.

Senjata artileri dan pesawat tempur Israel pada Jumat juga membom dua lokasi di Kota Gaza, dan sepenuhnya menghancurkan kedua tempat itu serta membuatnya terbakar, kata beberapa sumber.

Tak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kedua serangan tersebut, meskipun kerusakan besar terjadi. (Ant/SU05)

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan