Konflik Suriah Berlanjut, PKPU HI Bagikan Matras dan Selimut Pada 125 KK

GHOUTA TIMUR, SERUJI.CO.ID – Konflik yang terjadi di bumi Suriah hingga kini masih terus berlanjut. Pesawat tempur masih melakukan pengeboman dan menghancurkan rumah-rumah masyarakat sipil. Diantara puing-puing bangunan berserakan, masih banyak keluarga-keluarga yang bertahan di sana.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan mereka saat beristirahat, PKPU Human Initiative (PKPU HI) menyalurkan bantuan matras (kasur) dan selimut kepada 125 KK di Kota Douma, Ghouta Tmur.

“Bekerja sama dengan mitra lokal, bantuan masyarakat Indonesia bisa sampai kepada para penduduk sipil. Kami mengirimkan bantuan sesuai apa yang saat ini sedang mereka butuhkan,” ujar GM Disaster Risk Management (DRM) PKPU HI, Eson Jumarsono, Jumat (6/4).

Menurut Eson, pihaknya akan terus memantau situasi konflik di Suriah sehingga dapat mengambil tindakan yang tepat untuk membantu warga sipil korban perang terutama anak-anak. PKPU Human Initiative sebagai NGO yang konsen terhadap permasalahan kemanusiaan baik di dalam maupun luar negeri, terus mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mewujudkan rasa kepedulian.

Sebelumnya di awal Maret 2018, PKPU Human Initiative telah memproduksi dan menyalurkan satu ton roti untuk memenuhi kebutuhan pangan anak-anak Suriah.

PKPU Human Initiative juga telah membangun Kompleks Perumahan bagi anak-anak korban perang Suriah bersama IHH Humanitarian Relief Foundation yang bertempat di Reyhanli, Turki. Perumahan tersebut diresmikan oleh Presiden PKPU Human Initiative pada akhir 2017 lalu yang diberi nama Children Living Center. (PKPU/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER